Mpok Atiek: Zaman Dulu Jadi Artis Susah, Sekarang Tinggal Baca Skenario

Kompas.com - 11/09/2020, 14:14 WIB
Mpok Atiek dalam sebuah tayangan di YouTube Cumicumi. YouTube Cumicumi.Mpok Atiek dalam sebuah tayangan di YouTube Cumicumi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komedian senior Mpok Atiek berpendapat bahwa menjadi artis di zaman dahulu lebih susah dibandingkan sekarang.

Dalam kanal YouTube DENNY CAGUR TV, Mpok Atiek mengatakan bahwa pada zamannya, dalam waktu tiga bulan hanya bisa tampil satu kali.

Baca juga: Mpok Atiek Cerita Susahnya Jadi Artis Zaman Dulu, Tampil 3 Bulan Sekali dan Dibayar Rp 2.500

Sementara itu, dalam waktu tiga bulan itu, satu bulannya diisi dengan proses latihan yang matang.

"Kalau zaman dulu, enggak kayak sekarang, datang ke lokasi syuting, dikasih skenario, baca, jalan (take syuting)," ujar Mpok Atiek seperti dikutip Kompas.com, Jumat (10/9/2020).

Baca juga: Cara Mpok Atiek Bertahan di Tengah Pandemi dan Masa Tua

"Kalau dulu enggak. Latihan, latihan, latihan blocking, latihan segala macam, pokoknya di luar kepala, udah tuh, dari televisinya meninjau 'oh sudah boleh nih', baru deh (tampil)," kata Mpok Atiek melanjutkan.

Belum lagi, kata Mpok Atiek, honor yang terbilang sangat rendah di zamannya.

"Tiga bulan sekali, ente tahu honornya berapa? Rp 2.500, ongkos zaman itu Rp 300," ungkap Mpok Atiek.

Baca juga: [POPULER HYPE] Laudya Cynthia Bella Reuni BBB | Naya Rivera Hilang | Mpok Atiek Bisnis Kelapa

Dengan honor tersebut, pemain film Jendral Kancil The Movie itu menegaskan tidak dapat mencukupi makannya sehari-hari. Pasalnya, uang honor Rp 2.500 hanya habis diongkos.

"Latihan bisa sebulan, take-nya sekali, dibayarnya Rp 2.500, buat ongkos persekali jalan Rp 300, Rp 300, sudah Rp 600, bolak-balik sudah Rp 1.200. Dua hari latihan, selesai, boro-boro bakal makan," kata Mpok Atiek.

Mpok Atiek mengatakan orang yang ingin kaya di jalur dunia hiburan sangat mustahil di zamannya.

Baca juga: Berjaga-jaga, Mpok Atiek Bawa Surat Hasil Tes Covid-19 Setiap ke Luar Rumah

Ditambah, proses syuting yang juga sangat berbeda di zaman sekarang.

"Take sekali, itu tidak ada cut, kalau sekarang kan salah cut, salah cut, kalau itu mah enggak, running. Jadi kalau kita tayang dua jam, ya syutingnya dua jam," ucap Mpok Atiek.

Kendati demikian, hal tersebut tidak melunturkan semangat Mpok Atiek untuk menjadi artis di Indonesia.

"Cuma memang saat itu Emak pengin banget jadi artis, pengin banget. Jadi rela deh, bela-belain jalan kaki (latihan)," kata Mpok Atiek.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X