Kompas.com - 04/09/2020, 15:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Dewi Yull dikenal sebagai salah satu artis yang berstatus sebagai ibu dengan anak tuli.

Sekarang, wanita asal Cirebon ini terbiasa untuk berbicara dan bernyanyi sambil memperagakan bahasa isyarat.

Ia mempelajari bahasa isyarat karena semakin mengerti manfaat bahasa yang dipakai anaknya itu.

Baca juga: Profil Dewi Yull, Pelantun lagu Jangan Ada Dusta di Antara Kita

"Belajar dan latihan. Karena waktu kecil anak-anak diajarin verbal oleh saya. Jadi aku mengajari mereka verbal, setelah mereka dewasa mereka jadi aktivis isyarat, sudah tahu bahwa isyarat itu sangat bermanfaat, sekarang saya yang belajar isyarat," kata Dewi Yull saat menjadi bintang tamu di acara Okay Bos, dikutip dari kanal YouTube Trans7 Official, Jumat (4/9/2020).

Pemandu acara, Raffi Ahmad bertanya dengan istilah yang dipakai karena ia takut salah menyebut, antara tuli dan tunarungu.

Dewi Yull menyebut istilah yang sebaiknya dipakai adalah tuli.

Baca juga: Putra Dewi Yull Usul MRT Dilengkapi Fasilitas yang Ramah Disabilitas

"Tuli, kan dulu dibilangnya tunarungu dan itu buat anak-anak tuli itu sangat mengganggu," ucap Dewi Yull.

Ia lalu menjelaskan alasan penggunaan istilah tuli yang diinginkan oleh para teman tuli.

"Karena buat mereka, kalau udah bicara tuna artinya ada ketidakberdayaan, ada kerusakan. Tapi kan rata-rata banyak yang dari bawaan lahir sudah tuli.

Jadi buat mereka itu, 'Kita bangga dengan kita tuli, karena kita punya identitas dan kita punya bahasa sendiri yaitu isyarat'," jelas Dewi Yull.

Sebagaimana diketahui, dari pernikahannya dengan aktor Ray Sahetapy, Dewi Yull memiliki empat anak. Dua di antaranya, almarhum Giscka Putri dan Panji Surya merupakan teman tuli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.