Trailer Sadak 2 Banjir Dislike di YouTube, Penggemar Sushant Singh Rajput Suarakan Keadilan

Kompas.com - 15/08/2020, 08:29 WIB
Aktor Bollywood Sushant Singh Rajput dok. Zeenews Aktor Bollywood Sushant Singh Rajput dok. Zeenews

JAKARTA, KOMPAS.com- Sutradara Sadak 2, Mahesh Bhatt ada di pusat kontroversi, bahkan sejak film itu belum dirilis.

Trailer film Sadak 2 yang menjadi kolaborasi pertamanya dengan Alia Bhatt, menjadi video paling banyak dislike di YouTube sejak dirilis Rabu (12/8/2020).

Trailer itu menerima 4,5 juta dislike di platform berbagi video, dengan rasio "suka-tidak suka" yang tidak menguntungkan.

Baca juga: Mantan Manajer dan Sopir Sebut Uang Sushant Singh Rajput Dikuasai Rhea Chakraborty

Sampai saat ini dengan angka lebih dari 42 juta kali ditonton, trailer film itu hanya mendapat 523 ribu tanda disukai dan 9,5 juta tanda tidak disukai.

Sebuah kampanye untuk membuat trailer film ini sebagai trailer paling tidak disukai di YouTube dimulai pada hari-hari menjelang perilisan trailer, oleh penggemar aktor Sushant Singh Rajput.

Seperti diketahui Sushant Singh meninggal dunia karena bunuh diri di bulan Juni.

Baca juga: Penggemar Buat Petisi agar Patung Lilin Sushant Singh Rajput Terpajang di Madame Tussauds London

Penggemar Sushant telah menyebarkan teori konspirasi bahwa aktor tersebut dikucilkan oleh industri film, terutama oleh 'orang dalam', yang mendorongnya untuk bunuh diri.

Beberapa hari sebelum trailer itu dirilis, Mahesh Bhatt membagikan pesan untuk penggemar lewat putri sulungnya, Pooja Bhatt, yang juga ikut membintangi film itu.

"Hari ini saat kita memulai perjalanan terakhir kita, saya merasa tidak terbelenggu! Saya tidak membawa beban, tidak ada beban. Tidak ada reputasi untuk dipegang. Tidak ada misi yang harus diselesaikan. Tidak ada yang bisa dibuktikan kepada siapa pun. Jika film itu berhasil, itu milik Anda semua. Jika tidak, itu milik saya, "katanya.

Sadak 2 adalah sekuel dari film garapannya yang dibuat tahun 1991 dan dibintangi Sanjay Dutt dan Pooja.

Film yang akan rilis di Disney+ Hotstar tanggal 28 Agustus 2020 ini awalnya dibuat untuk tayang di bioskop, tapi produser Mukesh Bhatt mengatakan mereka dipaksa untuk memilih streaming setelah pandemi corona mematikan beberapa industri, termasuk film.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X