Perjalanan Hidup Atta Halilintar, Putus Sekolah hingga Berjualan Mobil Bekas

Kompas.com - 09/08/2020, 11:23 WIB
Atta Halilintar saat dijumpai di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/Revi C Rantung Atta Halilintar saat dijumpai di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Atta Halilintar kini dikenal sebagai salah satu YouTuber top Indonesia. Ternyata jalan kehidupannya tidak semulus yang disangka publik.

Sejak usia anak-anak, Atta sudah pernah melewati berbagai rintangan.

Putus sekolah dan jual kartu perdana

Kepada Helmy Yahya, Atta Halilintar mengatakan bahwa ia harus putus sekolah demi membantu orangtua dengan berjualan kartu perdana.

Baca juga: Pernah Hidup Susah, Atta Halilintar Sampai Putus Sekolah dan Jualan Kartu Perdana

"Aku jual (kartu) perdana itu umur 10 atau 11 tahun. Itu aku ke terminal-terminal. Aku putus dari sekolah, berhenti," kata Atta Halilintar dikutip Kompas.com dari kanal YouTube Helmy Yahya Bicara, Sabtu (8/8/2020).

Atta mengatakan saat itu keadaan ekonomi keluarganya sedang sulit. Bahkan, mereka harus pindah ke Malaysia.

"Wah itu susah, misalnya kita mau makan, Bapak Ibu pasang internet dulu atau ngirim barang kayak kurir baranglah," ujar Atta Halilintar.

Baca juga: Dicibir Netizen soal Giveaway, Atta Halilintar: Kasih Salah, Enggak Salah

"Kalau enggak (kurir), pasang internet, pasang dapatlah misalnya Rp 50.000 baru kita bisa beli daging, beli ikan, atau beli telur," kata Atta melanjutkan.

Jual beli mobil bekas

Setelah menjual kartu perdana, di usia 12 tahun Atta berbisnis jual beli mobil bekas.

"Umur aku waktu jual mobil bekas, 12 tahun, badanku masih pendek, kecil. Aku pernah jual Luxio, Honda Jazz punya omku, Corolla. Aku pengin ketemu orang yang beli biar jadi cerita sejarah, bukan aku mengarang cerita," kata Atta Halilintar.

Baca juga: Bantu Orang Tua, Atta Halilintar Jualan Mobil Bekas di Usia 12 Tahun

Menurut Atta, menjual mobil bekas tidak memerlukan modal. Kala itu ia berjualan mobil bekas lewat internet karena iklan di koran dan televisi cukup mahal.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X