Datangi Polda, Ashanty Bantah Laporkan Anak SD yang Membully Aurel Hermansyah

Kompas.com - 07/08/2020, 19:27 WIB
Ashanty dan Anang Hermansyah saat bertandang ke rumah Inul Daratista YouTube The Hermansyah A6Ashanty dan Anang Hermansyah saat bertandang ke rumah Inul Daratista

JAKARTA, KOMPAS.com - Ashanty mendatangi Polda Metro Jaya didampingi Anang Hermansyah dan kuasa hukumnya, Indra Patria, pada Jumat (7/8/2020).

Ashanty membantah kedatangannya ke Polda hari ini untuk melaporkan akun @aisyah_maharani_123 yang melakukan tindak perundungan atau bullying terhadap Aurel Hermansyah.

Ashanty datang ke Polda untuk membuat tambahan BAP dan melengkapi berkas bukti untuk laporan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan mantan rekan bisnisnya.

"Sebenarnya ke sini buat tambahan BAP kasus yang lama, sekalian juga kami minta petunjuk sama penyidik," kata Ashanty usai pemeriksaan. 

Baca juga: Ashanty Laporkan Balik Martin Pratiwi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Pada kesempatan yang sama, Ashanty pun akhirnya meminta petunjuk tim cyber crime Polda Metro Jaya soal bagaimana menanggapi akun @aisyah_maharani_123 yang diduga dikelola oleh anak-anak.

"Terima kasih buat penyidik yang sudah membantu, karena bagi kami ngata-ngatain kami berdua sudah biasa tapi kalau sudah ke ranah anak, apalagi anak saya perempuan sudah keluar batas. Jadi kami minta petunjuk baiknya gimana," lanjutnya.

Sementara itu, Indra Patria menjelaskan kedatangan kliennnya itu adalah untuk memberikan keterangan kepada tim penyidik atas kasus dugaan pencemaran baik terhadap Ashanty bukan Aurel Hermansyah. 

Baca juga: Kegeraman dan Peringatan Ashanty karena Aurel Difitnah Berkali-kali

"Seperti kalian tahu hari ini kami memenuhi panggilan polisi untuk Mbak Ashanty memberikan beberapa keterangan untuk laporan kami sekaligus menyerahkan barang bukti terkait dengan dugaan pencemaran nama baik yang dialamatkan kepada Bunda Ashanty," kata Indra Patria.

Anang Hermansyah menambahkan pihaknya masih mengkaji apakah tindakan akun @aisyah_maharani_123 ini perlu ditindak tegas atau tidak.

"Kasusnya masih kami kaji," ucap Anang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X