Jay-Z Pasang Iklan di Media Cetak Seluruh AS untuk Menghormati George Floyd

Kompas.com - 04/06/2020, 11:11 WIB
Artis musik Jay-Z tampil di panggung SOMETHING IN THE WATER di Virginia Beach City, pada 2 April 2019. Craig Barritt/Getty Images for Something in the Water/AFPArtis musik Jay-Z tampil di panggung SOMETHING IN THE WATER di Virginia Beach City, pada 2 April 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi hip hop Jay-Z dan Rock Nation membeli satu halaman iklan koran di berbagai media cetak di Amerika Serikat sebagai bentuk penghormatan pada George Floyd.

Iklan itu juga mencantumkan keluarga yang kehilangan anggota keluarga mereka karena tindakan polisi terhadap warga kulit hitam, serta aktivis dan pengacara,

Dalam iklan satu halaman itu bertulis pesan yang ditujukan untuk menghormati kematian George Floyd dengan kalimat dari pidato yang dibuat oleh Dr Martin Luther King Jr di Selma, Alabama, pada 1965.

Baca juga: Ryan Reynolds Malu atas Rasialime di AS dan Tragedi George Floyd

Iklan itu juga diunggah di akun media sosial Roc Nation miliknya. Sebagai informasi, Jay-Z jarang menggunakan media sosial pribadinya.

"Satu-satunya cara kita dapat benar-benar mencapai kebebasan adalah dengan menghadang rasa takut akan kematian. Tetapi jika orang belum menemukan sesuatu untuk apa dia mati, ia tidak layak hidup," bunyi awal pesan itu.

Baca juga: 5 Selebritas Dunia Suarakan Anti-rasialisme dan Keadilan untuk George Floyd

"Orang mati ketika dia menolak untuk memperjuangkan apa yang benar. Orang mati ketika dia menolak untuk memperjuangkan keadilan. Orang mati ketika dia menolak untuk ambil bagian memperjuangan apa yang benar," isi pesan dalam iklan tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

In dedication to George Floyd. #JusticeforGeorgeFloyd

A post shared by Roc Nation (@rocnation) on Jun 1, 2020 at 6:36pm PDT

Dalam pesan iklan tersebut Jay-Z dan lainnya mengatakan akan berjuang bersama dan membiarkan seluruh dunia tahu bahwa mereka bertekad untuk bebas.

Iklan itu ditanda tangani oleh Jay-Z bersama beberapa pemimpin dari organisasi advokasi Women's Global Initiative, Until Freedom, Innocence Project, serta orangtua dari Botham Jean, DJ Henry dan Antwon Rose II, tiga pria kulit hitam yang sebelumnya juga dibunuh oleh polisi.

Iklan tersebut dicetak termasuk untuk media-media besar dan berpengaruh seperti The New York Times, Chicago Tribune, Los Angeles Times, The Philadelphia Inquirer.

Baca juga: Spotify, Apple Music, dan YouTube Dukung Aksi Protes Atas Kematian George Floyd

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X