Keinginan Glenn Fredly yang Belum Terwujud hingga Akhir Hidupnya

Kompas.com - 16/04/2020, 13:04 WIB
Glenn Fredly tampil dalam konser tunggalnya yang bertajuk Cinta Beta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (2/9/12). Konser ini menceritakan perjalanan 17 tahun Glenn berkarya di kancah musik Indonesia. Dalam konser ini Glenn membawakan 24 lagu andalan. 

Kompas Images/Mundri Winanto
02-09-2012

DIMUAT 1/9/12 HAL 15 *** Local Caption *** Glenn Fredly tampil dalam konser tunggalnya yang bertajuk Cinta Beta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (2/9). Konser ini menceritakan perjalanan 17 tahun Glenn berkarya di kancah musik Indonesia. Dalam konser ini Glenn membawakan 24 lagu andalan. 

Kompas Images/Mundri Winanto
02-09-2012 KOMPAS IMAGES/ MUNDRI WINANTOGlenn Fredly tampil dalam konser tunggalnya yang bertajuk Cinta Beta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (2/9/12). Konser ini menceritakan perjalanan 17 tahun Glenn berkarya di kancah musik Indonesia. Dalam konser ini Glenn membawakan 24 lagu andalan. Kompas Images/Mundri Winanto 02-09-2012 DIMUAT 1/9/12 HAL 15 *** Local Caption *** Glenn Fredly tampil dalam konser tunggalnya yang bertajuk Cinta Beta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (2/9). Konser ini menceritakan perjalanan 17 tahun Glenn berkarya di kancah musik Indonesia. Dalam konser ini Glenn membawakan 24 lagu andalan. Kompas Images/Mundri Winanto 02-09-2012

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepergian Glenn Fredly masih meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi sesama musisi, tetapi juga bagi banyak orang.

Tak terkecuali kepada Direktur Yayasan Wakaf Paramadina, Ihsan Ali Fauzi.

Semasa hidup, kata Ihsan, Glenn dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan punya semangat tinggi soal musik.

Ihsan menceritakan, Glenn sempat ingin membuat sayembara esai mengenai musik pop di Indonesia.

Baca juga: Unggah Foto Lawas, Dewa Budjana Tak Sempat Minta Izin ke Glenn Fredly

"Memulai sesuatu yang baru. Dia menghubungi saya untuk membuat sayembara esai mengenai musik pop di Indonesia," kata Ihsan dalam diskusi virtual Seni dan Perjuangan Perdamaian: Belajar dari Glenn Fredly, Kamis (16/4/2020).

Kala itu, ia menyarankan perlu adanya aspek penelitian terlebih dahulu sebelum mengadakan karya esai tersebut.

"Saat itu saya menyarankan ada aspek research-nya. Rencananya akan membuat book song dengan peserta yang diundang untuk seleksi workshop penulisan yang diawali dengan research," ujar Ihsan. 

Baca juga: Tangis dan Kenangan Rekan Musisi di Sounds Rights untuk Glenn Fredly

Namun, komunikasi saat itu terputus karena Glenn mengambil cuti untuk menemani sang istri, Mutia Ayu, melahirkan.

"Sudah final konsepnya ketika pada akhirnya di pertemuan terakhir itu Februari minggu ketiga Glenn cuti sebentar karena istrinya mau melahirkan anaknya yang pertama," kata Ihsan. 

Setelah itu, Ihsan mengaku tidak lagi mendengar kabar terbaru Glenn Fredly. 

Baca juga: Luna Maya Bangga Pernah Ada di Perjalanan Karier Glenn Fredly

Ihsan juga tidak mengetahui Glenn tengah sakit saat itu. 

"Saya kaget sekali waktu mendengar kabar Glenn dipanggil oleh Yang Maha Kuasa," ujarnya.

Glenn Fredly memiliki banyak keinginan dan cita-cita untuk kemajuan musik Indoneisa, salah satunya menyelenggarakan sayembara esai dengan tema musik pop.

Sampai akhir hidupnya, keinginan Glenn untuk mengadakan karya esai dengan tema musik pop di Indonesia ini belum tercapai.

Baca juga: Once Mekel: Glenn Fredly Tak Hanya Bermusik tapi Suarakan Persatuan dan Kemanusiaan

Glenn Fredly meninggal dunia karena penyakit meningitis pada Rabu (8/4/2020). 

Glenn meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu, dan seorang anak, Gewa. 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X