Suami Karen Pooroe Diperiksa Polisi hingga 7 Jam dan Setuju Otopsi

Kompas.com - 15/02/2020, 10:42 WIB
Arya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Suami Karen Pooroe, Arya Satria Claproth, datang ke Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (14/2/2020).

Arya menjalani pemeriksaan terkait meninggalnya sang anak, Zefania Carina (6) yang diduga terjatuh dari sebuah apartemen lantai 6 kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Berikut beberapa fakta terkait pemeriksaan Arya Satria Claproth seperti dirangkum Kompas.com.

Baca juga: Pihak Suami Karen Pooroe Buka Suara Terkait Kematian Zefania

 

1. Hanya bungkam

Suami Karen Pooroe, Arya Satria Claproth rupanya enggan untuk berbicara di depan para awak media saat mendatangi Mapolres Jakarta Selatan pada Jumat (14/2/2020) kemarin.

Dia datang ditemani kuasa hukum, Andreas Nahot Silitonga.

Hal yang sama juga terjadi setelah Arya Claproth usai diperiksa. Arya masih memilih bungkam terkait permeriksaan terhadap kematian anaknya, Zefania Carina.

Baca juga: Tiba di Polres Jakarta Selatan, Suami Karen Pooroe Bungkam

2. Diperiksa 7 jam

Arya Claproth diperiksa hingga tujuh jam oleh penyidik Mapolres Jakarta Selatan pada Jumat (14/2/2020).

Arya juga lagi-lagi tak mau meladeni pertanyaan para awak media yang mencecarnya.

Bahkan ia hanya menangkupkan kedua tangan usai diperiksa. Hingga pada akhirnya Arya Satria Claproth meninggalkan Mapolres Jakarta Selatan.

Baca juga: 7 Jam Diperiksa Polisi, Suami Karen Pooroe Mengatupkan Tangan

 

3. Setuju otopsi

Suami Karen Pooroe, Arya Claproth rupanya menyetujui otopsi terhadap putrinya, Zefania Carina.

Arya berharap otopsi bisa mengungkap teka-teki kematian Zefania Carina.

“Jadi untuk mengungkap semua ini karena sejak awal klien kami setuju (dilakukan otopsi), tak ada masalah, tak ada keberatan," kata Andreas, kuasa hukum Arya.

Baca juga: Kuasa Hukum: Sejak Awal Suami Karen Pooroe Setuju Zefania Diotopsi

Sebelumnya diberitakan kematian Zefania dianggap janggal. Otopsi itu dianggap bisa menjawab berbagai pertanyaan tentang kematian Zefania.

"Bahwa ada anggapan ini terjadi suatu pembunuhan, ada ketidakwajaran mengenai otopsi segala macam, klien kami mendukunglah supaya tuduhan-tuduhan itu bisa berhenti," ucap Andreas.

Baca juga: Hari Ini, Arya Satria Bakal Kembali Diperiksa Polisi Terkait Kematian Anak Karen Pooroe

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X