7 Jam Diperiksa Polisi, Suami Karen Pooroe Mengatupkan Tangan

Kompas.com - 14/02/2020, 20:34 WIB
Arya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suami Karen Pooroe, Arya Satria Claproth, akhirnya selesai menjalani pemeriksaan ketiga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020) malam.

Pemeriksaan ini berkait kematian putrinya dan Karen, Zefania Carina (6), yang diduga terjatuh dari lantai 6 apartemen di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada 7 Februari 2020 lalu.

Arya diperiksa selama sekitar tujuh jam.

Baca juga: Tiba di Polres Jakarta Selatan, Suami Karen Pooroe Bungkam

Namun, ia yang didampingi kuasa hukumnya memilih bungkam.

Arya tetap tak mau berbicara ketika awak media mencecarnya dengan berbagai pertanyaan.

Pada akhir langkah sebelum meninggalkan Mapolres Metro Jakarta Selatan, Arya hanya mengatupkan telapak tangannya seakan sebagai tanda permintaan maaf karena tak bisa meladeni awal media.

Baca juga: Kuasa Hukum: Sejak Awal Suami Karen Pooroe Setuju Zefania Diotopsi

Adapun, jenazah Zefania telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada 9 Februari 2020 lalu.

Karen sendiri sudah tak bertemu anaknya yang tinggal bersama Arya, dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara Karen dan Aria tengah dalam proses perceraian.

Baca juga: Cerita Karen Pooroe Obati Rasa Rindu dengan Sang Anak

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X