Tasya Kamila: Tak Perlu Stres UN, Kalau Enggak Lulus, Lu Enggak Mati

Kompas.com - 28/01/2020, 22:27 WIB
Tasya Kamila hadir sebagai Quipper Super Teacher di Talkshow bertajuk Siap Berjuang Hadapi SBMPTN yang diselengarakan di Penang Bistro, Oakwood, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Dok. KOMPAS.com/AYUNDA PININTA KASIHTasya Kamila hadir sebagai Quipper Super Teacher di Talkshow bertajuk Siap Berjuang Hadapi SBMPTN yang diselengarakan di Penang Bistro, Oakwood, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/1/2020).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Tasya Kamila mengaku pernah merasa tertekan saat mempersiapkan diri untuk ujian nasional ( UN).

Berbekal pengalaman itu, Tasya berpendapat tidak baik jika para siswa terlalu menakuti diri sendiri dan merasa terbebani atas kelulusan.

"Itu juga yang harus di-manage para siswa," kata Tasya Kamila usai menghadiri sebuah acara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Tegang Hadapi UN, Tasya Kamila Bentol-bentol

Tasya mengingatkan, gagal ujian bukan akhir dari segalanya.

"Ujian itu cuma satu hal kecil dalam hidup, walaupun enggak lulus, elu enggak bakal mati. Me-manage stres itu yang paling penting," tutur Tasya Kamila.

Tasya Kamila mengungkap dulu dia mengalami biduran gara-gara terlalu kepikiran ujian nasional.

Baca juga: Tasya Kamila Kini Jadi Guru Geografi, Ini Alasannya

Kulitnya timbul ruam kemerahan dan bentol-bentol saking ia takut tak bisa maksimal dalam ujian nasional di tahun 2010.

"UN ini kan yang stress banget, sampai aku biduran. Takut apa ya, takut enggak memuaskan kan hasilnya," tutur Tasya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X