Pihak Jeremy Thomas Tanggapi Patrick Morris dan Status Tersangka

Kompas.com - 09/11/2019, 09:56 WIB
Artis peran Jeremy Thomas mendatangi Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019). KOMPAS.com/IRA GITAArtis peran Jeremy Thomas mendatangi Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah Patrick Morris, pelapor Jeremy Thomas angkat bicara ihwal sengketa vila di Bali. Kini, giliran pihak Jeremy yang buka suara.

Sebagai informasi, kasus ini berawal dari sengketa lahan dan bangunan vila di Ubud, Bali, pada 2013 antara Jeremy dengan Patrick Morris Alexander.

Lalu, apa saja tanggapan pihak Jeremy? Berikut rangkumannya:

Tak Punya Legal Standing

Pihak Jeremy menyebut Patrick tak punya legal standing atau hak gugatan atas suatu perkara atau sengketa.

Baca juga: Pelapor Jeremy Thomas Bicara soal Kasus Dugaan Penipuan

Selama ini, kata Dasril Affandi selaku tim kuasa hukum Jeremy, Patrick menyampaikan putusan pengadilan yang sepotong alias tak utuh.

"Atas putusan di Pengadilam Negeri Gianyar itu, kan, dilakukan banding dan sudah ada putusan banding. Dan putusan banding itu sudah dilakukan kasasi dan keputusan di PN Gianyar seperti yang disampaikan Patrick," ucap Dasril kepada Kompas.com via telepon, Jumat (8/11/2019).

Dasril menjelaskan, putusan kasasi yang ada telah menguatkan sengketa perdata atas kepemilikan vila sekaligus menyatakan bahwa Patrick tak punya legal standing yang kuat.

"Apa itu putusan kasasi? Putusan kasasi pertama menolak kasasinya Patrick, dan yang kedua adalah Patrick tidak memiliki legal standing. Terus yang ketiga, Pengadilan Negeri Gianyar tidak memiliki kewenangan untuk mengadili," tutur Dasril.

"Artinya Patrick berdasarkan putusan kasasi tahun 2017 tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing untuk mengajukan gugatan atau klaim kepemilikan villa Ubud, Bali itu," sambungnya.

Baca juga: Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Jeremy Thomas Jadi Double Jeopardy, Apa Artinya?

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X