Kompas.com - 06/08/2021, 01:55 WIB
Ilustasi hewan peliharan di rumah, anjing dan kucing. SHUTTERSTOCK/New AfricaIlustasi hewan peliharan di rumah, anjing dan kucing.

JAKARTA, KOMPAS.com—Hewan peliharaan, terutama kucing dan anjing ternyata bisa saja tertular Covid-19 dari manusia.

Mereka bisa saja terjangkit karena menjalin kontak erat dengan manusia yang juga menderita Covid-19, termasuk beberapa laporan kasus pada kucing dan anjing peliharaan.

Hal ini diungkapkan oleh Direktorat Kesehatan Hewan melalui akun Instagramnya, @direktoratkesehatanhewan, yang dilansir pada Jumat (6/8/2021).

“Namun, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa hewan kesayangan dapat menularkan kembali Covid-19 ke manusia atau hwan lainnya,” tulis akun tersebut.

Baca juga: Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Sejuk Selama Cuaca Panas

Gejala

Sama seperti pada manusia, hewan peliharaan juga akan mengalami gejala seperti demam, batuk, kesulitan bernapas, lesu, bersin, pilek, kotoran pada mata, muntah dan diare.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yang harus dilakukan

Jika kamu menduga bahwa hewan peliharaan terjangkit virus ini, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah segera hubungi dokter hewan terdekat untuk konsultasi.

Apabila kamu juga merupakan penderita Covid-19, jangan bawa hewan langsng ke dokter hewan, sebagai gantinya, gunakanlah layanan telemedicine.

“Dokter hewan akan memberikan rekomendasi jenis perawatan yang baik bagi hewan peliharaan,” tulis akun @direktoratkesehatanhewan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Direktorat Kesehatan Hewan (@direktoratkesehatanhewan)

Namun kamu tak perlu cemas berlebihan, berdasarkan data dan informasi yang tersedia sampai saat ini, hewan yang terkena virus penyebab Covid-19 kebanyakan sakitnya bersifat ringan dan dapat sembuh kembali.

Baca juga: Penyebab Hewan Peliharaan Kekurangan Berat Badan dan Cara Mengatasinya

Perawatan selanjutnya

Tergantung pada gejala, dokter hewan mungkin akan menyarankan supaya hewan peliharaanmu diisolasi di rumah dan tidak dirawat di rumah sakit atau klinik hewan.

Jika dokter hewan merekomendasikan agar hewan kesayangan tersebut diisolasi di rumah, kamu bisa merawatnya.
“Dengan tetap memperhatikan dan mengikuti saran tindakan perlindungan diri dan orang lain,” tulisnya lagi.

Jangan bosan untuk terus melakukan konsultasi secara rutin dengan dokter hewan terkait perkembangan kesehatan hewan kesayangan.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.