4 Cara Menangani Alergi Bulu Hewan Peliharaan

Kompas.com - 05/01/2021, 07:36 WIB
Ilustasi hewan peliharan di rumah, anjing dan kucing. SHUTTERSTOCK/New AfricaIlustasi hewan peliharan di rumah, anjing dan kucing.

JAKARTA, KOMPAS.com - Memelihara hewan peliharaan seperti kucing dan anjing memang menyenangkan, namun sebagian orang memiliki alergi pada bulu hewan peliharaan ini.

Seseorang yang memiliki alergi terhadap bulu hewan ini akan menderita ketika kedatangan kedua hewan ini.

Nah, lantas bagaimana jika ingin memelihara hewan peliharaan berbulu namun ada salah satu anggota keluarga yang memiliki alergi?

 

Baca juga: Simak, Tips Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan di Rumah

Dilansir dari Homes to Love, Selasa (5/1/2021), ada berbagai cara mengatasi alergi bulu hewan peliharaan, sebagai berikut.

1. Pilih Hewan Peliharaan yang Cocok

Nyatanya ada ras anjing atau kucing yang diketahui dapat menyebabkan reaksi alergi yang jauh lebih sedikit kepada manusia dibanding dengan ras lainnya.

"Meskipun tidak ada hewan peliharaan yang dapat diklasifikasikan sebagai 100 persen hipoalergenik, ada banyak ras yang dianggap lebih hipoalergenik. Artinya bulu mereka menyebabkan lebih sedikit reaksi alergi terhadap manusia yang menderita alergi terkait hewan," kata dokter hewan PETstock,  Sasha Nefedova. 

Jenis ras anjing termasuk Poodle, Shih Tzu, Bichon Frize dan Schnauzers. Ras kucing hipoalergenik termasuk Bali, Devon Rex, Cornish Rex, Siberian dan Russian Blue.

Baca juga: Ketahui, Kewajiban dan Tanggung Jawab Terhadap Hewan Peliharaan

2. Mencuci dan Menyikat 

Selain merontokkan bulunya, anjing juga melepaskan sel kulit mati yang mengandung alergen. Untuk kucing, alergen dapat ditemukan di air liurnya dan dapat berpindah ke bulunya saat menjilat atau merawat dirinya sendiri.

"Mengingat kulit di organ terbesar di tubuh hewan peliharaan Anda, merawatnya secara teratur bukan hanya cara yang bagus untuk mengurangi kerontokan, tetapi juga cara untuk memeriksa benjolan dan benjolan yang tidak diinginkan yang mungkin memerlukan perhatian dokter hewan," kata Nefedova.

3. Menjaga Kebersihan Rumah

Semakin banyak Anda membersihkan, semakin kecil kemungkinan kotaran, debu, bulu hewan peliharaan menempel di sekitar rumah.

Jika hewan peliharaan Anda sering berada di dalam ruangan, sebaiknya belilah penyedot debu alias vacuum cleaner yang dirancang untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X