Kompas.com - 18/11/2020, 15:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Air purifier merupakan suatu alat berteknologi yang memiliki kemampuan untuk menjernihkan atau membersihkan udara di dalam suatu ruangan.

Karena fungsinya tersebut, masyarakat banyak yang memburu air purifier. Air purifier diminati karena kualitas udara saat ini, khususnya di daerah perkotaan sudah begitu banyak polusi.

Kondisi pandemi Covid-19 pun turut memengaruhi peningkatan penjualan air purifier, karena dianggap mampu membunuh virus di udara.

Baca juga: Benarkah Air Purifier Bisa Membasmi Virus Corona?

Berikut ini kita akan membahas 8 manfaat yang didapat ketika menggunakan air purifier, yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (18/11/2020).

1. Meredakan gejala asma

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, 1 dari 12 orang menderita asma. Orang yang hidup dengan asma mengalami peradangan pada saluran pernapasan.

Polutan seperti bulu hewan peliharaan, serbuk sari, atau tungau debu mengiritasi saluran pernapasan mereka, yang menyebabkan kesulitan bernapas.

Sebagian besar air purifier mengandung filter teknologi HEPA, yang dapat menghilangkan 99,7 persen dari airborne particulate matter (PM) yang bersirkulasi di lingkungan rumahmu.

Baca juga: 4 Pilihan Air Purifier, Harga di Bawah Rp 5 Juta

Teknologi HEPA tersebut dirancang untuk menangkap semua polutan yang ada di udara sehingga orang yang memasang air purifier dapat menghirup udara bersih.

Penggunaan air purifier yang efisien terus menjaga udara dalam ruanganmu bebas dari polutan, sehingga mengurangi kemungkinan kesulitan bernapas yang disebabkan oleh asma.

2 . Menghilangkan bahan kimia berbahaya

Untuk membersihkan rumah biasanya orang-orang menggunakan berbagai macam cairan pembersih. Banyak pembersih rumah tangga biasanya mengandung bahan kimia beracun seperti amonia, klorin, dan ftalat.

Paparan bahan kimia ini dalam jumlah kecil mungkin tidak berbahaya tetapi paparan rutin dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti tumor, kanker, kardiovaskular, atau gangguan neurologis.

Air purifier memiliki karbon aktif yang dapat membersihkan kontaminan kimiawi ini, yang mana bisa menghindari risiko beberapa masalah kesehatan.

 

Bentuk karbon yang sangat berpori digunakan dalam metode penyaringan untuk menjebak bahan kimia, mendaur ulang udara segar kembali ke ruangan.

Ilustrasi air purifier.SHUTTERSTOCK/NOTHINGISEVERYHTHING Ilustrasi air purifier.

3. Menetralkan bau tidak sedap

Air purifier dengan HEPA dan filter karbon aktif efektif dalam menangkap gas serta partikel bau yang mengurangi polutan di lingkungan dalam ruangan.

Jika ada tamu yang datang, kamu tidak perlu khawatir dengan asap atau bau minyak goreng dan bumbu yang mengganggu mereka.

Saat diletakkan di sebuah ruangan, air purifier dapat menyerap semua bau, membuat ruangan menjadi segar dan bersih.

Baca juga: Perlukah Pasang Air Purifier di Rumah? Ini Pertimbangannya

4. Mengurangi kemungkinan penyakit yang menular dari udara

Penyakit yang ditularkan melalui udara seperti flu menyebar melalui patogen kecil yang beredar. Makanya, jangan heran apabila salah satu anggota keluarga terserang flu, tidak jarang anggota keluarga lainnya juga ikut flu.

Hal ini terjadi karena setiap orang menghirup udara yang sama dengan yang terinfeksi bakteri dan virus. Air purifier dengan filter HEPA menangkap bakteri dan virus ini.

5. Meningkatkan kualitas tidur

Alergen dalam ruangan seperti bakteri, jamur, dan tungau debu dapat memicu alergi hingga gangguan tidur. Udara yang lebih bersih memberi seseorang tidur malam yang lebih nyenyak .

Untuk menghindari gangguan tidur, sebaiknya gunakan air purifier karena mampu menyaring sebagian besar alergen dari kamar tidur.

Baca juga: Air Purifier Baru Electrolux, Bergaya Skandinavia dan Lebih Cepat Hasilkan Udara Bersih

6. Menghapus radon yang berbahaya

Radon adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau, yang dipancarkan dari bahan bangunan seperti batuan, tanah, dan granit yang bisa merusak lapisan sel paru-paru, hingga menyebabkan kanker.

Untuk mengurangi risiko polusi radon, air purifier juga bekerja untuk itu. HEPA dan filter karbon aktif pada air purifier dapat menjebak partikel radon dan gas radon.

 

7. Menghilangkan partikel asbes berbahaya

Jika kamu tinggal di rumah tua atau bekerja di bangunan komersial tua, kamu mungkin terpapar partikel asbes. Seiring bertambahnya usia, bangunan ini menumpahkan material yang menyebarkan debu asbes di udara.

Jika kamu menghirup partikel asbes, partikel tersebut dapat menyebabkan penyakit paru-paru yang ditandai dengan jaringan parut. Untuk melindungi dirimu dari asbestosis, gunakan air purifier yang mampu menangkap partikel asbes.

8. Dapat meningkatkan harapan hidup

Polusi udara dalam ruangan dapat memengaruhi sistem jantung, pernapasan, dan bahkan neurologis. Bahan kimia dan gas dari produk rumah tangga biasa dapat menumpuk di paru-paru seseorang.

Air purifier yang baik dapat menjebak partikel halus bahkan untuk menghasilkan kualitas udara yang lebih baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.