Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Atas Permintaan Israel, DK PBB Segera Gelar Pertemuan Darurat untuk Bahas Serangan Iran

Kompas.com - 14/04/2024, 09:01 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP,Reuters

NEW YORK, KOMPAS.com - Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat terkait serangan drone dan rudal Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel.

Juru Bicara Malta, yang memegang kursi kepresidenan bergilir DK PBB bulan ini, mengatakan pertemuan tersebut akan diadakan pada Minggu pukul 16.00 waktu New York (Senin, 15/4/2024 pukul 03.00 WIB) atas permintaan Israel

Utusan Israel untuk PBB, dalam sebuah surat kepada presiden Dewan Keamanan PBB, menyebut serangan udara Iran sebagai pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Israel.

Baca juga: Serangan Iran Berkelanjutan, Tembakkan 200 Drone, Rudal Balistik, dan Rudal Jelajah ke Israel

"Hari ini, Iran telah melancarkan serangan langsung dari dalam wilayahnya dengan lebih dari 200 pesawat tak berawak, rudal jelajah. dan rudal balistik ke arah Israel," tulis duta besar Israel, Gilad Erdan.

"Serangan tersebut merupakan eskalasi yang parah dan berbahaya," tambahnya, sebagaimana dikutip dari AFP.

Erdan menuntut agar DKK PBB mengutuk Iran atas pelanggaran berat ini dan menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IGRC), angkatan bersenjata yang membela pemerintah revolusioner Teheran, sebagai organisasi teroris.

Kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak, Lebanon, Suriah, dan Yaman telah melakukan serangkaian serangan terhadap target-target Israel dan Barat sejak 7 Oktober, ketika Hamas yang didukung Iran melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel.

Serangan tersebut mengakibatkan kematian sekitar 1.160 orang, sebagian besar warga sipil, menurut angka resmi Israel.

Baca juga: Dampak Terkini Serangan Iran ke Israel, Rusak Pangkalan Militer

Sementara itu, serangan Israel sebagai pembalasan menewaskan jauh lebih banyak orang, yakni sedikitnya 33.091 orang di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan wilayah yang dikuasai Hamas.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Terkini Lainnya

Hamas Tewaskan 1.189 Orang, Israel 36.096 Orang

Hamas Tewaskan 1.189 Orang, Israel 36.096 Orang

Global
Taiwan Minta Dukungan Indonesia di Tengah Latihan Militer China

Taiwan Minta Dukungan Indonesia di Tengah Latihan Militer China

Global
Israel Mengelak Serangannya ke Rafah Sebabkan Kebakaran Mematikan

Israel Mengelak Serangannya ke Rafah Sebabkan Kebakaran Mematikan

Global
[POPULER GLOBAL] Serangan Israel Bakar Hidup-hidup Pengungsi | Biden Terkesan Membela

[POPULER GLOBAL] Serangan Israel Bakar Hidup-hidup Pengungsi | Biden Terkesan Membela

Global
Terungkap Identitas Penjual Sotong di Thailand yang Viral karena Mirip Aktor Keanu Reeves

Terungkap Identitas Penjual Sotong di Thailand yang Viral karena Mirip Aktor Keanu Reeves

Global
Di Tengah Kemarahan Global, Israel Serang Kamp Pengungsi Lagi di Rafah, 21 Orang Tewas

Di Tengah Kemarahan Global, Israel Serang Kamp Pengungsi Lagi di Rafah, 21 Orang Tewas

Global
Di Tengah Kecaman Global, Tank-tank Israel Diam-diam Telah Capai Pusat Kota Rafah

Di Tengah Kecaman Global, Tank-tank Israel Diam-diam Telah Capai Pusat Kota Rafah

Global
Bagaimana China Membantu Rusia Hadapi Dampak Sanksi Barat?

Bagaimana China Membantu Rusia Hadapi Dampak Sanksi Barat?

Internasional
Saat 145 Negara Kini Akui Negara Palestina...

Saat 145 Negara Kini Akui Negara Palestina...

Global
Produsen Susu Australia Lirik Peluang dari Program Makan Siang Gratis Prabowo

Produsen Susu Australia Lirik Peluang dari Program Makan Siang Gratis Prabowo

Global
Keluh Kesah Warga Jepang soal Turis Gunung Fuji, Kini Pemandangan Ditutup

Keluh Kesah Warga Jepang soal Turis Gunung Fuji, Kini Pemandangan Ditutup

Global
Spanyol dan Norwegia Resmi Akui Negara Palestina, Irlandia Segera Menyusul

Spanyol dan Norwegia Resmi Akui Negara Palestina, Irlandia Segera Menyusul

Global
Influencer Pendidikan China Terlampau Disiplin, Pendekatan Belajarnya Picu Kontroversi

Influencer Pendidikan China Terlampau Disiplin, Pendekatan Belajarnya Picu Kontroversi

Global
Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ini Kondisi Terkini Mike Tyson

Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ini Kondisi Terkini Mike Tyson

Global
Kata Biden soal Serangan Israel ke Rafah yang Bakar Hidup-hidup Pengungsi di Tenda

Kata Biden soal Serangan Israel ke Rafah yang Bakar Hidup-hidup Pengungsi di Tenda

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com