Kompas.com - 29/06/2022, 13:00 WIB

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang warga Jerman berusia 101 tahun dijatuhi hukuman lima tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas lebih dari 3.500 tuduhan pembunuhan atas perannya sebagai penjaga Nazi di kamp konsentrasi Sachsenhausen.

"Anda dengan rela mendukung pemusnahan massal ini dengan aktivitas Anda," kata Hakim Udo Lechtermann kepada pria itu, menurut Associated Press.

"Anda menyaksikan orang-orang yang dideportasi disiksa dan dibunuh dengan kejam di sana setiap hari selama tiga tahun."

Baca juga: Nazi dan Sabu-Sabu

Pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Josef S oleh media Jerman, menyangkal bekerja di kamp selama persidangan, mengeklaim bahwa dia bekerja sebagai buruh tani antara tahun 1942 dan 1945 yang bersangkutan.

Namun pengadilan menyimpulkan bahwa penuntut dapat membuktikan pria yang terdaftar sebagai anggota sayap paramiliter Partai Nazi.

Dia menyodorkan bukti dokumen penjaga SS yang berisi nama pria, tanggal lahir, dan tempat lahir, dan bukti lain yang terdokumentasi untuk menempatkannya sebagai penjaga di perkemahan.

"Pengadilan telah sampai pada kesimpulan bahwa, bertentangan dengan apa yang Anda klaim, Anda bekerja di kamp konsentrasi sebagai penjaga selama sekitar tiga tahun," kata Lechtermann kepada pria itu, menambahkan bahwa pekerjaannya di sana telah membantu Nazi membunuh ribuan orang.

Baca juga: Jerman Temukan Ratusan Staf Keamanan Melenceng, Ikut Gerakan Nazi

Hakim mengabulkan permintaan penuntut untuk hukuman penjara lima tahun, sementara pembela meminta pembebasan dan bersumpah untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

Putusan itu muncul ketika preseden hukum Jerman telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir untuk mendakwa orang-orang yang berperan dalam membantu genosida Nazi.

Jerman sering kali mendakwa orang-orang seperti penjaga dan sekretaris yang bekerja untuk kamp konsentrasi dengan aksesori untuk pembunuhan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Internasional
Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Internasional
Batas Negara Brunei Darussalam

Batas Negara Brunei Darussalam

Global
Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Global
Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Global
Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Global
Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Global
Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Global
James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

Global
Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Global
Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Global
PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

Global
Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Global
FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

Global
Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.