TikTok Kian Booming, Mark Zuckerberg Kian Khawatir, Siapa Penguasa Media Sosial Berikutnya?

Kompas.com - 10/04/2022, 12:30 WIB

KOMPAS.com - Platofrm berbagi video pendek TikTok disebut sebagai aplikasi sosial terpanas saat ini. Dan ini membuat Facebook besutan Mark Zuckerberg, mulai khawatir.

Laporan Al Jazeera menyebut, platform berbagi video milik China ini diperkirakan akan mengejar ketinggalan dengan YouTube pada tahun 2024, ketika keduanya diperkirakan menghasilkan 23,6 miliar dollar AS dalam pendapatan iklan.

Hal ini bisa terjadi meskipun TikTok diluncurkan secara global 12 tahun setelah YouTube, yang dimiliki Google.

Baca juga: TikTok Disebut jadi Sumber Disinformasi Nomor 1 Terkait Perang Ukraina

Melesat dengan Video Singkat

Pertumbuhan TikTok melonjak kian pesat. Tahun lalu, ia mengambil alih Snapchat, yang sebelumnya merupakan tempat nongkrong digital pilihan untuk remaja dan usia dua puluhan.

Pada akhir tahun ini, TikTok berpotensi akan melampaui Twitter. Tahun ini, pendapatan iklannya di seluruh dunia diprediksi naik tiga kali lipat, menjadi 11,6 miliar dollar AS, lebih dari gabungan Snapchat dan Twitter.

“Basis pengguna TikTok telah meledak dalam beberapa tahun terakhir, dan jumlah waktu yang dihabiskan pengguna di aplikasi ini luar biasa,” kata Debra Aho Williamson, analis utama di Insider Intelligence.

“Ini telah bergerak jauh melampaui akarnya sebagai aplikasi sinkronisasi bibir dan menari. Ini menciptakan tren dan membina hubungan mendalam dengan pembuat konten yang membuat pengguna tetap terlibat, video demi video,” tambahnya.

TikTok mendapatkan pengguna hingga miliaran pada tahun 2021, empat tahun setelah peluncuran global, separuh waktu dari yang dibutuhkan Facebook, YouTube atau Instagram, dan tiga tahun lebih cepat dari WhatsApp.

Awal pekan ini, analis di data.ai merevisi prediksi bahwa TikTok akan mencapai 1,5 miliar pengguna aktif bulanan tahun ini, setelah analisisnya mengungkapkan bahwa TikTok telah melampaui tonggak sejarah: 100 juta pengguna dalam tiga bulan pertama.

Baca juga: Rusia Terkini, Netflix Hentikan Operasi di Sana dan TikTok Setop Fitur Unggah Konten

Ancaman bagi Facebook

Facebook pun mengalami penurunan terbesar, dan perusahaan induknya Meta, mencoba membendung eksodus dengan menarik mereka ke Instagram.

Halaman:
Sumber Al Jazeera
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.