Indonesia Termasuk Negara yang Gencar Lakukan "Contact Tracing" Covid-19

Kompas.com - 05/08/2021, 19:57 WIB
Peta dari Our World in Data hingga 4 Agustus 2021 menunjukkan, Indonesia termasuk negara kategori biru yang melakukan comprehensive tracing atau pelacakan kontak semua kasus Covid-19. Indonesia masuk kategori ini sejak 24 Februari 2021. Sebelumnya Indonesia berada dalam kategori hijau mulai Maret 2020. OUR WORLD IN DATAPeta dari Our World in Data hingga 4 Agustus 2021 menunjukkan, Indonesia termasuk negara kategori biru yang melakukan comprehensive tracing atau pelacakan kontak semua kasus Covid-19. Indonesia masuk kategori ini sejak 24 Februari 2021. Sebelumnya Indonesia berada dalam kategori hijau mulai Maret 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia masuk dalam daftar negara yang gencar melakukan contact tracing atau pelacakan kontak pasien positif Covid-19, menurut data dari Our World in Data.

Platform penelitian tersebut berada di bawah pengawasan Oxford Martin School dan Universitas Oxford, Inggris.

Dalam peta yang datanya dihimpun hingga 4 Agustus 2021, Indonesia masuk dalam kategori biru, yaitu negara yang melakukan pelacakan komprehensif untuk semua kasus Covid-19.

Baca juga: Pakar Sejarah Sebut Swiss Terlibat Penjajahan di Indonesia

Selain Indonesia, negara-negara lain dalam kategori biru antara lain Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Australia, Jerman, Italia, Argentina, Mali, Singapura, hingga Arab Saudi.

Dikatakan bahwa pelacakan komprehensif Covid-19 di Indonesia dimulai sejak 24 Februari 2021.

Sebelumnya, Indonesia masuk dalam kategori hijau yakni limited tracing atau pelacakan terbatas hanya untuk beberapa kasus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kala itu Indonesia tingkat pelacakannya sama seperti Thailand, Myanmar, Iran, Perancis, Swedia, juga AS.

Kategori hijau ditempati Indonesia sejak Maret 2020 ketika kasus pertama dikonfirmasi.

Baca juga: 780 WN Australia di Indonesia Minta Pulang, Khawatir dengan Varian Delta

Negara-negara yang tidak melakukan pelacakan

Peta dari Our World in Data mengungkap bahwa tidak semua negara melakukan pelacakan, meski Covid-19 telah menjangkiti seluruh dunia.

Beberapa negara yang masuk kategori merah ini di antaranya Brasil, Kolombia, Kazakhstan, Uzbekistan, Afghanistan, Irak, RD Kongo, hingga Tanzania.

Lalu ada juga negara-negara yang data pelacakannya belum masuk, seperti Aljazair, Libya Mesir, Turki, sampai Iran.

Negara-negara itu sebelumnya memiliki data pelacakan baik biru, hijau, maupun merah, tetapi di peta terbaru Our World in Data masuk kategori putih (no data).

Baca juga: Carina Joe, Ilmuwan Indonesia Salah Satu Pemilik Hak Paten Vaksin AstraZeneca

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Hisashi Ouchi, Manusia yang Dipaksa Hidup Tersiksa dengan Radiasi Besar di Tubuhnya

Kisah Hisashi Ouchi, Manusia yang Dipaksa Hidup Tersiksa dengan Radiasi Besar di Tubuhnya

Internasional
Korea Utara: AS Punya Standar Ganda Soal Rudal

Korea Utara: AS Punya Standar Ganda Soal Rudal

Global
China Luncurkan 10 Pesawat Termasuk Jet Tempur ke Wilayah Udara Taiwan

China Luncurkan 10 Pesawat Termasuk Jet Tempur ke Wilayah Udara Taiwan

Global
Marah saat Ajari Anaknya, Pria Ini Rahangnya Tak Bisa Menutup

Marah saat Ajari Anaknya, Pria Ini Rahangnya Tak Bisa Menutup

Global
Meski “Kurus” Rumah Ini Terjual dengan Harga “Gemuk” Rp 17,8 miliar

Meski “Kurus” Rumah Ini Terjual dengan Harga “Gemuk” Rp 17,8 miliar

Global
Kartu Kredit Ultra-Ekslusif JP Morgan, Hanya Dimiliki Orang Super Kaya

Kartu Kredit Ultra-Ekslusif JP Morgan, Hanya Dimiliki Orang Super Kaya

Global
Mantan Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika Meninggal di Umur 84 Tahun

Mantan Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika Meninggal di Umur 84 Tahun

Global
Mengapa Topi Pasukan Kerajaan Inggris Harus Panjang? Ini Alasannya

Mengapa Topi Pasukan Kerajaan Inggris Harus Panjang? Ini Alasannya

Global
Pesan Burger, Wanita Ini Kaget Ada Jari Manusia di Dalamnya

Pesan Burger, Wanita Ini Kaget Ada Jari Manusia di Dalamnya

Global
Gubernur Texas: Pemerintah Biden Sangat Kacau, Penanganan Krisis Migran Sama Buruknya dengan Evakuasi Afganistan

Gubernur Texas: Pemerintah Biden Sangat Kacau, Penanganan Krisis Migran Sama Buruknya dengan Evakuasi Afganistan

Global
Wanita Ini Berpesta 6 Hari Berturut-turut, Anaknya yang Berumur 1 Tahun Mati Kelaparan

Wanita Ini Berpesta 6 Hari Berturut-turut, Anaknya yang Berumur 1 Tahun Mati Kelaparan

Global
Muammar Gaddafi: Diktator Libya dan Kejatuhannya

Muammar Gaddafi: Diktator Libya dan Kejatuhannya

Global
Misteri DB Cooper, Perampok di Pesawat yang 'Menghilang' di Udara

Misteri DB Cooper, Perampok di Pesawat yang "Menghilang" di Udara

Global
Ibu di AS Naik Bus Sekolah lalu Pukuli Siswa Perundung Anaknya

Ibu di AS Naik Bus Sekolah lalu Pukuli Siswa Perundung Anaknya

Global
Inilah Sejumlah Tempat Terlarang di Dunia, Tak Boleh Dikunjungi

Inilah Sejumlah Tempat Terlarang di Dunia, Tak Boleh Dikunjungi

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.