Kompas.com - 04/08/2021, 19:18 WIB
Para pesilat Amerika Serikat (dari kiri) Alpha Pereira, Amanda Pereira, Abdul Malik, Adam Pereira dan Richard Subaran. VOA INDONESIAPara pesilat Amerika Serikat (dari kiri) Alpha Pereira, Amanda Pereira, Abdul Malik, Adam Pereira dan Richard Subaran.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Istilah pencak silat di Indonesia biasanya mengacu pada pertandingan silat profesional, yang melibatkan seluruh tubuh dengan menggabungkan serangan, gulat dan melempar apapun yang bukan senjata.

Kini pencak silat Indonesia cukup populer di Amerika, bahkan 95 persen anggotanya adalah warga Amerika.

Pencak silat mulai dimasukkan dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara pada 1987. Kemudian pada Asian Games 2018. Pencak Silat juga diakui sebagai Warisan Mahakarya Kemanusiaan oleh UNESCO pada akhir 2019.

Baca juga: Teknik Dasar Serangan Sapuan dan Guntingan dalam Pencak Silat

Sejak 2013 olahraga beladiri itu telah berkembang di Amerika, ketika lima orang pendiri dan pengurusnya membentuk USA Pencak Silat Federation (UPSF). Salah seorang pendirinya, Poppy Budhiastuti menuturkan kepada VOA.

“Ada lima orang pendiri USA Pencak Silat Federation. Bertemunya sejak tahun 1980-an, belajar di sekolah pencak silat di bawah naungan Al Azhar Indonesian Martial Arts Washington DC cabang ke-10 adalah cabang seni beladiri Al Azhar di Masjid Agung Jakarta. Kami sejak itu sudah bercita-cita mendirikan Pencak Silat Federation,” kata Poppy.

Dari sanalah kini pencak silat Indonesia dikenal oleh orang Amerika. Dari lima orang pengurus itu, tiga orang di antaranya masih aktif sebagai pelatih. Bahkan seorang pelatihnya, Abdul Malik yang bukan orang Indonesia menjadi atlet dan pelatih pencak silat pertama di AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Malik panggilan akrabnya, lahir di Connecticut pada 1975, dari ayah asal Kuba dan ibu dari Aruba. Ia bisa berbicara bahasa Indonesia dan sudah beberapa kali ke Indonesia.

Malik belajar pencak silat sejak usia 15 tahun, semasa latihan pencak silat bertempat di KBRI Washington DC.

“Ada kelas di sana, tahun 1998 dan empat atau lima tahun sesudah itu saya mulai mengajar pencak silat, mengajar banyak murid,” jelasnya.

Baca juga: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Reza Rahadian Main Silat Lagi

Kejuaraan dunia

Kini UPSF mempunyai studio yang mereka sewa untuk berlatih bagi para muridnya, di negara bagian Maryland dan Virginia. Federasi pencak silat juga terdapat di negara bagian lain seperti di New York dan Texas.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber VOA News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.