Gigit Orang, 2 Ekor Anjing Biden Dipulangkan dari Gedung Putih

Kompas.com - 09/03/2021, 15:10 WIB
Foto yang diambil pada 25 Januari 2021 memperlihatkan dua anjing Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Champ dan Major, berada di Sayap Selatan Gedung Putih, Washington. Biden memutuskan untuk memulangkan kedua anjing itu setelah Major dilaporkan mneggigit orang. AFP PHOTO/JIM WATSONFoto yang diambil pada 25 Januari 2021 memperlihatkan dua anjing Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Champ dan Major, berada di Sayap Selatan Gedung Putih, Washington. Biden memutuskan untuk memulangkan kedua anjing itu setelah Major dilaporkan mneggigit orang.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Joe Biden dilaporkan memulangkan dua anjing peliharaannya, setelah salah satunya menggigit orang.

Biden dan istrinya, Jill, mengadopsi canine jenis German Shepherd yang diberi nama Major, pada November 2018.

Namun sejak pindah ke Gedung Putih, Major menunjukkan perilaku agresif kepada keamanan maupun staf, demikian laporan CNN.

Baca juga: Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Mengutip keterangan dua sumber, anjing berusia tiga tahun itu melompat, menggongong, maupun menyerang staf Gedung Putih.

Dilansir AFP Selasa (9/3/2021), puncak insiden itu adalah ketika Major menggigit petugas keamanan.

Meski tidak diketahui apakah korban terluka, namun Biden merasa perilaku anjingnya sudah keterlaluan.

Karena itu, dia memutuskan memulangkan Major bersama Champ, anjing berusia 13 tahun, ke Wilmington, Delaware, pekan lalu.

Major menjadi anjing dari shelter perawatan pertama yang menempati Gedung Putih, saat Biden dilantik di 20 Januari.

Pendahulunya, Donald Trump, diketahui tidak memelihara hewan apa pun selama menjabat pada 2017 sampai 2021 ini.

Tidak dijelaskan apakah dua canine yang sama-sama German Shepherd itu diizinkan kembali ke Washington.

Februari lalu, Ibu Negara Jill mengungkapkan dia berusaha agar dua anjingnya terbiasa di Washington.

Jill menuturkan, selama ini Major dan Champ harus menggunakan elevator yang tentu mereka tidak terbiasa.

Selain itu jika mereka keluar, mereka dibawa untuk berkeliaran di Sayap Selatan dengan banyak orang mengawasi.

"Mereka tidak terbiasa dengan perlakuan itu. Jadi, saya terobsesi untuk membuat semua orang tenang," kata dia kepada The Kelly Clarkson Show.

Baca juga: Fosil Anjing Purba di Jerman, Ungkap Asal Mula Domestikasi Serigala


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Global
Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Global
Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Global
Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Global
Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Global
Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Global
Ini Alasan Pangeran Philip Tidak Diberi Gelar Raja

Ini Alasan Pangeran Philip Tidak Diberi Gelar Raja

Global
Duta Besar Myanmar Desak Larangan Terbang, Embargo Senjata hingga Sanksi Dikeluarkkan PBB

Duta Besar Myanmar Desak Larangan Terbang, Embargo Senjata hingga Sanksi Dikeluarkkan PBB

Global
Menlu Retno: Inggris Dukung ASEAN Dorong Resolusi Krisis di Myanmar

Menlu Retno: Inggris Dukung ASEAN Dorong Resolusi Krisis di Myanmar

Global
Pria Ini Masturbasi di LRT, Korban Baru Dibantu Usai Viral

Pria Ini Masturbasi di LRT, Korban Baru Dibantu Usai Viral

Global
[Cerita Dunia] 8888, Demo Skala Besar di Myanmar Menentang Kekuasaan Miluter

[Cerita Dunia] 8888, Demo Skala Besar di Myanmar Menentang Kekuasaan Miluter

Internasional
Pangeran Charles Kenang Pangeran Philip Sosok Ayah Penuh Semangat Luar Biasa

Pangeran Charles Kenang Pangeran Philip Sosok Ayah Penuh Semangat Luar Biasa

Global
Boeing Imbau 16 Maskapai Kandangkan 737 MAX karena Listriknya Bermasalah

Boeing Imbau 16 Maskapai Kandangkan 737 MAX karena Listriknya Bermasalah

Global
Terungkap Wasiat Terakhir Pangeran Philip: Ingin Meninggal di Rumahnya

Terungkap Wasiat Terakhir Pangeran Philip: Ingin Meninggal di Rumahnya

Global
Kim Jong Un Eksekusi Menteri karena Mengeluh Beban Kerjanya Berat

Kim Jong Un Eksekusi Menteri karena Mengeluh Beban Kerjanya Berat

Global
komentar
Close Ads X