Biden Tarik Calon Dubes AS untuk Singapura yang Dipilih Trump

Kompas.com - 05/02/2021, 17:51 WIB
Ilustrasi Singapura ThinkstockIlustrasi Singapura

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menarik calon duta besar AS untuk Singapura yang diajukan mantan presiden Donald Trump pada Kamis (4/2/2021).

Posisi kosong itu kini tersedia untuk diplomat atau pejabat politik yang akan dipilih oleh Presiden Biden sendiri.

Dikutip dari The Straits Times, penarikan sosok pengusaha Barbera hale Thornhill yang diajukan Trump bersamaan dengan penarikan puluhan nama lain dalam pernyataan Gedung Putih, pada Kamis.

Baca juga: Duta Besar AS di PBB Dukung Palestina Jadi Negara Berdaulat

Praktik seperti itu biasa dilakukan setelah presiden baru menjabat.

Trump sebelumnya menominasikan Thornhill seorang presiden perusahaan desain interior Los Angeles untuk peran tersebut pada September 2019.

Gedung Putih saat itu menyorot pengalaman bisnis dan upaya-upaya filantropis wanita itu yang berfokus pada anak-anak yang terkena dampak kemiskinan, pelecehan dan terlantar.

Pada 6 Januari tahun ini Thornhill kembali dicalonkan setelah proses konfirmasi yang memerlukan pemeriksaan dan sidang Senat terhenti.

Baca juga: Duta Besar RI Serahkan Surat Kepercayaan kepada Amir Qatar untuk Mulai Jalankan Misi

Diketahui bahwa peran duta besar AS untuk Singapura telah kosong sejak Januari 2017, ketika duta besar sebelumnya, Kirk Wagar meninggalkan jabatan setelah Trump dilantik menjadi presiden.

Wagar yang ditunjuk secara politik adalah pemimpin keuangan kampanye pemilihan Presiden Barack Obama di Florida pada 2008 dan 2012.

Kemudian, Rafik Mansour menjadi kuasa hukum sementara kedutaan AS di Singapura sejak Juli 2019 ketika dia menggantikan Stephanie Syptak-Ramnath.

Baca juga: Setelah 2 Tahun Menghilang, Mantan Penjabat Duta Besar Korea Utara Ini Membelot ke Selatan

Sebelum pencalonan Thornhill, Trump menominasikan mantan wakil penasihat keamanan nasional K.T. McFarland pada Mei 2017.

McFarland menarik pencalonannya pada Februari 2018 setelah para senator mempertanyakan perannya dalam penyelidikan atas campur tangan Rusia dalam pemilihan AS.

Baca juga: Diplomat Top China Desak Hubungan yang Lebih Dekat dengan AS di Bawah Pemerintahan Biden


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Ancam Balas Sanksi yang 'Tak Bisa Dihindari' AS

Rusia Ancam Balas Sanksi yang "Tak Bisa Dihindari" AS

Global
Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Global
[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

Internasional
Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Global
Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Global
Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan 'Garis Invasi'

Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan "Garis Invasi"

Global
1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya 'Ibu' Akan Menyelamatkan

1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya "Ibu" Akan Menyelamatkan

Global
Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Global
Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Global
Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Global
Entesar Al-Hammadi Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Entesar Al-Hammadi Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Global
AS Tarik Pasukan dari Afghanistan, Taliban: Kami Menang Perang

AS Tarik Pasukan dari Afghanistan, Taliban: Kami Menang Perang

Global
Kirim Pesan Cabul ke Anak Buahnya, Bos Ini Dipukul Kain Pel

Kirim Pesan Cabul ke Anak Buahnya, Bos Ini Dipukul Kain Pel

Global
Perancis Imbau Semua Warganya Tinggalkan Pakistan, Ada Apa?

Perancis Imbau Semua Warganya Tinggalkan Pakistan, Ada Apa?

Global
komentar
Close Ads X