Duta Besar AS di PBB Dukung Palestina Jadi Negara Berdaulat

Kompas.com - 28/01/2021, 16:25 WIB
Joe Biden ketika diambil sumpahnya sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) disaksikan istrinya, Jill Biden, di Gedung Capitol, Washington DC, pada 20 Januari 2021. AFP PHOTO/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Andrew Harnik/POOLJoe Biden ketika diambil sumpahnya sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) disaksikan istrinya, Jill Biden, di Gedung Capitol, Washington DC, pada 20 Januari 2021.

JENEWA, KOMPAS.com - Penjabat Duta Besar Amerika Serikat ( AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB) telah menegaskan komitmen pemerintahan Joe Biden untuk solusi dua negara bagi Israel dan Palestina.

Dia juga mengatakan AS berharap “secara perlahan membangun” kepercayaan yang hilang antara kedua pihak.

Baca juga: Israel Cemas Pemerintahan Biden Akan Ubah Kebijakan Amerika terhadap Timur Tengah di Bawah

“Di bawah pemerintahan baru, kebijakan AS akan mendukung solusi dua negara yang disepakati bersama, di mana Israel hidup damai dan aman berdampingan dengan negara Palestina kelak," kata Duta Besar Richard Mills pada pertemuan virtual tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB, Selasa (26/1/2021) seperti yang dilansir dari VOA Indonesia pada Rabu (27/1/2021).

Meski mengakui visi ini “mendapat tekanan serius,” Mills mengatakan masih menjadi solusi terbaik.

Ia mengatakan “perdamaian tidak bisa dipaksakan kepada rakyat Israel atau Palestina."

Baca juga: Biden Bekukan Penjualan Senjata Miliaran Dollar AS ke Arab Saudi dan UEA

Setahun lalu pada pekan ini, pemerintahan Trump memaparkan rencana Timur Tengah yang sangat ditunggu-tunggu.

Palestina langsung menolak dan mengatakan rencana perdamaian itu sangat menguntungkan Israel dan tidak memberi Palestina kedaulatan, negara merdeka yang berdampingan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Baca juga: Biden Tunjuk Keturunan Palestina Jadi Pejabat Intelijen AS

Israel menyambut apa yang disebut “Kesepakatan Abad Ini” hasil perundingan tim yang dipimpin menantu Trump, Jared Kushner.

Pemerintahan Biden juga ingin “memulihkan keterlibatan AS yang kredibel dengan Palestina serta Israel,” seperti ditegaskan Mills.

Baca juga: Kepemimpinan Joe Biden-Kamala Harris Cerminkan Wajah Baru Amerika


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

Global
Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Global
Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Global
Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Global
Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Internasional
India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

Global
Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Global
Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Global
PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

Global
Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Global
Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Global
5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

Internasional
Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Global
Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi 'Jutawan' di Venezuela

Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi "Jutawan" di Venezuela

Global
Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Global
komentar
Close Ads X