Catatkan 7.000 Kasus Covid-19, Swedia Tetap "Santai" dan Andalkan Kepatuhan Warga

Kompas.com - 07/04/2020, 12:35 WIB
Orang-orang Swedia berolahraga di luar dengan menjaga jarak fisik, di tengah wabah virus corona yang sedang merebak. Foto diambil di Stockholm pada 6 April 2020. TT NEWS AGENCY via REUTERSOrang-orang Swedia berolahraga di luar dengan menjaga jarak fisik, di tengah wabah virus corona yang sedang merebak. Foto diambil di Stockholm pada 6 April 2020.

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Kasus virus corona di Swedia cukup tinggi dengan lebih dari 7.000 kasus. Namun, pemerintah pilih menerapkan pendekatan yang relatif santai.

Daripada mengatakan ke orang-orang apa yang harus mereka lakukan, atau bahkan menyuruhnya, pemerintah Swedia justru memberi mereka kebebasan.

Kebebasan itu sengaja diberikan pada warganya untuk membuktikan bahwa mereka adalah warga negara yang bertanggung jawab.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Jepang Umumkan Darurat Nasional Virus Corona | Angka Kematian di Spanyol Terus Turun

Hingga Selasa (7/4/2020) Swedia mencatatkan 477 korban meninggal akibat Covid-19, 10 kali lebih banyak dari Australia, Padahal populasinya sekitar separuh dari Negeri "Kanguru".

Pemerintah tak tinggal diam. Mereka telah mengambil beberapa langkah, seperti membatasi pertemuan maksimal 50 orang dan menutup sekolah menengah serta universitas.

Akan tetapi, aturan-aturan di Swedia cenderung lebih longgar dibandingkan negara-negara Eropa lainnya dan masih memberi kebebasan ke warganya.

Baca juga: Iran Tak Akan Pernah Minta Bantuan AS Atasi Virus Corona

Jens Magnusson (30) adalah contoh bagaimana pendekatan "rekomendasi, bukan pembatasan" dilakukan di Swedia.

Ia dulu berlatih di gym selama 3-4 kali seminggu, tapi sejak pandemi meningkat ia beralih ke olahraga lari.

"Aku juga berhati-hati saat keluar-masuk dengan menjaga jarak ke orang lain, dan aku belum pernah ke bar sejak virus dimulai," terangnya dikutip dari ABC.

Baca juga: Jokowi hingga Trump, Ini Ucapan Kontroversial Para Pemimpin Dunia soal Virus Corona

Beda halnya dengan Stefan Nordenberg (30). Saat jalan-jalan di Stockholm bersama putranya ia melihat masih ada keramaian di sejumlah bar.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber ABCNews
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X