WHO Apresiasi Keputusan Konferensi Virtual G-20 Extraordinary Summit Soal Covid-19

Kompas.com - 27/03/2020, 10:36 WIB
Para pemimpin dunia negara-negara G-20 melakukan konferensi virtual untuk membahas solusi penanganan wabah virus corona. Twitter Tedros Adhanom GhebreyesusPara pemimpin dunia negara-negara G-20 melakukan konferensi virtual untuk membahas solusi penanganan wabah virus corona.

KOMPAS.com - Melalui akun resmi Twitternya, Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan rasa hormatnya kepada pimpinan G-20 dalam rapat virtual Extraordinary Summit terkait Covid-19.

Tedros mengaku meminta kepada delegasi negara-negara G-20 untuk melakukan beberapa hal di antaranya:

Baca juga: Hasil Konferensi Virtual G-20 Sepakat Solid Atasi Wabah Virus Corona

1. Berjuang untuk kehidupan bersama.

2. Bersatu untuk melawan bersama.

3. Menggalakan gerakan global untuk memastikan wabah seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Baca juga: Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: Vaksin yang Dikembangkan Bisa Tahan Lama

Tedros juga mengapresiasi langkah-langkah yang ditentukan dari pertemuan virtual G-20.

Salah satu keputusan yang paling disorot oleh Tedros dari rapat virtual itu yakni "melakukan apa pun demi menanggulangi wabah Covid-19" yang meliputi:

1. Perlindungan nyawa dan mata pencarian.

2. Pemulihan rasa percaya diri dan menopang ancaman perdagangan global yang saat ini terjadi dan juga di berbagai sektor.

Baca juga: Cara Kontroversial Swedia Lawan Virus Corona

3. Melakukan tindakan-tindakan yang dibutuhkan di bidang kesehatan.

4. Memastikan pembiayaan yang memadai.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan 'Pasien Nol' Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan "Pasien Nol" Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

Global
Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Global
832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

Global
Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Global
India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

Global
Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Global
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Global
Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Global
Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Global
Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Global
Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Global
Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Global
Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Global
Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Global
Wabah Covid-19, Sri Paus Fransiskus Gelar Berkat Urbi et Orbi

Wabah Covid-19, Sri Paus Fransiskus Gelar Berkat Urbi et Orbi

Global
komentar
Close Ads X