Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tiru China, Rusia Bangun Rumah Sakit untuk Hadapi Virus Corona

Wali Kota Sergey Sobyanin memerintahkan pendirian fasilitas itu meski angka kasus infeksi Negeri "Beruang Merah" di level 63 orang.

Dalam pernyataannya, Sobyanin menerangkan rumah sakit baru itu akan dibangun sekitar 250 meter dari permukiman terdekat.

"Saya menjamin (fasilitas) ini tidak akan membahayakan siapa pun. Jadi, saya minta pengertian kalian," tutur Wali Kota Moskwa itu.

Dilansir Daily Mail Jumat pekan lalu (13/3/2020), Sobyanin bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bakal berlangsung cepat.

Pejabat yang dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Vladimir Putin itu melakukannya ketika angka korban virus corona Rusia mencapai 63 orang.

Merujuk kepada situs worldometers.info, sebanyak delapan di antaranya sudah sembuh, dengan belum ada satu pun korban meninggal yang diumumkan.

Sebagian besar dari kasus SARS-Cov-2, nama resmi patogen itu, berada di Moskwa dan region lain yang berada di sekitarnya.

Wali kota 61 tahun itu mengatakan, pembangunan RS itu menggunakan bahan pre-fabrikasi. Namun bakal diisi oleh perlengkapan medis yang canggih.

Sobyanin menjelaskan, pagar pembatas dengan zona keamanan bakal dibangun di sekitar rumah sakit. Kemudian saluran pembuangannya bakal terintegrasi ke sistem dekontaminasi.

Tidak dijelaskan berapa banyak pasien yang bisa ditampung oleh fasilitas tersebut, atau kapan perkiraan bangunan itu bisa segera difungsikan.

Dia menegaskan, rumah sakit yang sudah ada masih mampu merawat pasien dengan penyakit menular. Termasuk patogen yang menjadi wabah dunia itu.

"Tetapi, setiap orang yang terlibat kontak dengan penderita harus dirawat, untuk jaga-jaga jika dia menunjukkan gejala radang pernapasan terkecil sekali pun.

"Secara alamiah, kota harus bersiap dengan berbagai situasi. Jadi rumah sakit baru ini meningkatkan kesiapan kami," tegas Sobyanin.

Saat ini, ada dua RS yang dijadikan rujukan pemerintah Rusia dalam memerangi virus corona, yaitu RS Kommunarka dan RS Penyakit Menular Klinis Nomor Satu.

Negeri "Beruang Merah" meniru China yang membangun RS hanya dalam tujuh hari, di mana fasilitas tersebut bisa menampung 1.000 pasien.

Fasilitas darurat itu, dinamai Huoshenshan atau Dewa Gunung Api, berada di pinggiran Wuhan, kota yang pertama kali mengalami wabah itu.

Untuk menyukseskan pembangunannya, Beijing memerintahkan empat perusahaan konstruksi guna ikut andil dalam membangun pusat medis itu.

Sekitar 1.400 tenaga medis dari Tentara Pembebasan Rakyat China dikerahkan ke fasilitas baru itu, yang dibangun dari kontainer dan bahan pre-fabrikasi.

https://www.kompas.com/global/read/2020/03/16/190129070/tiru-china-rusia-bangun-rumah-sakit-untuk-hadapi-virus-corona

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke