Kompas.com - 07/01/2021, 13:03 WIB

KOMPAS.com - Terdapat mitos bahwa rambutan manis terlihat dari banyaknya semut mengerubunginya.

Beberapa orang menganggap banyaknya semut itu tertarik dengan rasa manis daging rambutan. Namun, hal tersebut kurang tepat.

Pusat Kajian Hortikultura Tropika Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Sobir menjelaskan alasan kenapa rambutan banyak semut.

Baca juga: Cara Pilih Rambutan Manis, Jangan Tertipu Warna Merah

Semut tertarik kutu putih rambutan

“Sebenarnya adanya semut itu karena ada ketertarikan dengan kutu putih,” jelas Prof. Dr. Sobir kepada Kompas.com, Senin (4/01/2021).

Ia menjelaskan bahwa 'rambut' pada rambutan adalah tempat yang cocok bagi kutu yang dibawa semut untuk diambil larutan manisnya.

Ilustrasi buah rambutan. KOMPAS.com/MASRIADI Ilustrasi buah rambutan.

Kutu putih ini merupakan hewan yang menghisap cairan dari buah dari daun tanaman yang masih muda.

 

Cairan yang dihisap oleh kutu putih cukup banyak termasuk karbohidrat hingga gula. Namun, yang paling dibutuhkan adalah protein.

Setelah menghisap cairan pada tanaman, kutu putih akan mengeluarkan zat tidak dibutuhkan oleh tubuhnya, salah satunya adalah gula.

Hal tersebut yang membuat semut tersebut tertarik mengerubungi rambutan yang terdapat kutu putihnya. Kutu putih tidak bisa bergerak bebas sehingga pergerakannya dibantu oleh semut.

“Selain itu, jika rambutan banyak terdapat kutu putihnya maka rambutan tersebut akan berwarna kehitam-hitaman,” jelas Prof. Dr. Sobir.

Ilustrasi buah rambutan. Dok. Shutterstock/Anna_Pustynnikova Ilustrasi buah rambutan.

Rambutan manis belum tentu banyak semut

Prof. Dr. Sobir mematahkan mitos mengenai rambutan yang manis terdapat banyak semutnya. Sebab, cairan dalam daging buah rambutan tidak akan dihisap kutu putih atau bahan keluar dari kulitnya.

Sehingga banyaknya semut pada rambutan bukanlah alat ukur untuk menilai rambutan tersebut manis atau tidak.

Baca juga: Musim Rambutan, Kenali Jenis-jenis Rambutan Enak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.