Kompas.com - 07/08/2021, 11:30 WIB
Ilustrasi mahasiswa lulus kuliah. ShutterstockIlustrasi mahasiswa lulus kuliah.

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan program beasiswa Persiapan Studi Magister di Luar Negeri.

Kali ini, melalui program ini para lulusan S1 bisa dengan mudah Melanjutkan studi S2 di tahun ajaran 2022/2023.

Tak hanya bagi yang sudah lulus S1, program ini juga diikuti mahasiswa aktif S1 yang sudah menyelesaikan tugas akhir.

Program ini membantu calon pelamar S2 untuk menemukan potensial supervisor, serta mendapatkan Letter of Acceptance (LoA).

Baca juga: UNM-Danacita Buka Beasiswa Kuliah Senilai Rp 3,6 Miliar untuk Lulusan SMA-SMK

Melansir laman Instagram Ditjen Dikti, ada sejumlah syarat yang perlu diperhatikan para calon pendaftar. Berikut rinciannya:

Persyaratan umum

1. Dinyatakan lulus S1 atau mahasiswa aktif yang sudah menyelesaikan tugas akhir

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Usia maksimal 25 tahun.

3. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3,5,

4. Memiliki skor TOEFL minimal 500 atau skor IELTS minimal 6,0.

5. Pendaftar juga harus mengantongi rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi atau atasan yang relevan bagi yang sudah bekerja.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.