Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Kompas.com - 12/04/2024, 15:21 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi seorang perempuan membuat vlog saat terjadi tsunami usai gempa Taiwan, pada 3 April 2024.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru.

Narasi yang beredar

Narasi soal seorang perempuan membuat vlog saat tsunami setelah gempa Taiwan disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

Perempuan itu memakai pelampung berwarna biru dan merekam dirinya saat diterjang ombak. Dia terjatuh dan tergulung ombak, tetapi berhasil mempertahankan kameranya.

"Dia berswafoto saat tsunami," tulis salah satu akun, pada Rabu, 3 April 2024, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

Pengunggah juga menyertakan tagar yang menginformasikan bahwa tsunami terjadi di Jepang setelah gempa Taiwan.

Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, 3 April 2024, berisi video ibu-ibu swafoto saat tsunami akibat gempa Taiwan.akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, 3 April 2024, berisi video ibu-ibu swafoto saat tsunami akibat gempa Taiwan.

Penelusuran Kompas.com

Video yang beredar tidak ada kaitannya dengan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Taiwan, pada Rabu, 3 April 2024.

Perempuan yang merekam dirinya saat diterjang ombak sempat viral pada 2021. Video serupa diunggah ulang oleh akun YouTube Tribun Solo Official, 10 Desember 2021.

Perempuan dalam video mengunjungi wisata ombak bono di hilir Sungai Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Video dari sudut pandang lain diunggah kanal YouTube Meranti Galery official, 7 Desember 2023.

Video itu direkam oleh seorang pria dan terlihat perempuan yang sama sedang membuat vlog.

Dilansir Kompas.com, ombak bono merupakan fenomena di Sungai Kampar yang terjadi akibat bertemunya arus sungai menuju laut dengan arus pasang air laut menuju sungai atau tidal bore.

Ombak yang terbentuk bisa mencapai enam meter.

Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang memantau ada tsunami setinggi 30 sentimeter di Pulau Yonaguni sekitar 15 menit setelah gempa Taiwan.

Gelombang yang lebih kecil terjadi di Pulau Ishigaki dan Miyako. Sempat ada peringatan Tsunami di Jepang, tetapi telah dicabut.

Dikutip dari Associated Press, tidak ada kerusakan atau dampak serius akibat tsunami kecil tersebut.

Kesimpulan

Vlog seorang perempuan saat dihantam ombak bono di hilir Sungai Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, disebarkan dengan konteks keliru.

Video tersebut telah beredar di media sosial sejak 2021 dan tidak ada kaitannya dengan gempa Taiwan, pada Rabu, 3 April 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com