Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Hasto Menangis karena Suara Ganjar-Mahfud di Bawah 20 Persen

Kompas.com - 12/03/2024, 14:28 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Beberapa akun media sosial mengunggah video Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menangis.

Narasi yang disertakan, Hasto menangis karena perolehan suara pasangan calon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di bawah 20 persen berdasarkan hitung cepat atau quick count.

Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, pasangan Ganjar-Mahfud diusung empat partai, yakni PDI-P, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Perindo, dan Hanura.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan narasi yang keliru.

Narasi yang beredar

Narasi soal Hasto menangis karena perolehan suara Ganjar-Mahfud di bawah 20 persen dibagikan oleh akun TikTok ini serta akun Facebook ini dan ini.

Dalam video Hasto mengatakan demikian:

Kami cuma menangis, para kiai menangis, Ibu Megawati menangis. Kami tidak menyangka. Semoga diberikan keadilan atas praktik-praktik kekuasaan yang tidak benar ini. Terima kasih.

Salah satu akun menuliskan keterangan demikian:

Hasto Kristiyanto Dibawah 20 %. PDIP Menangis Dengan Quick Count tidak Sesui Dengan Hasil Aslinya.

Hasto Kristiyanto...PDI-P Menangis...Hasil Quick Count di Bawah 20 % Pemilihnya di Bawah Anies Baswedan,,,...

Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Hasto menangis karena perolehan suara Ganjar-Mahfud dalam hasil hitung cepat Pilpres 2024 di bawah 20 persenAkun TikTok Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Hasto menangis karena perolehan suara Ganjar-Mahfud dalam hasil hitung cepat Pilpres 2024 di bawah 20 persen

Penelusuran Kompas.com

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, konten di media sosial itu mirip dengan video di kanal YouTube Berita Satu ini.

Hasto menangis saat menyampaikan pengunduran diri Abdullah Azwar Anas sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Hasto memberikan keterangan di depan kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1/2018).

Saat memberikan keterangan, Hasto terlihat beberapa kali terisak dan mengusap wajahnya yang berlinang air mata.

Abdullah Azwar Anas mengundurkan diri setelah beredar foto "syur" yang diduga dirinya.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com