Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tradisi Unik Berbagai Negara Saat Tahun Kabisat...

Kompas.com - 01/03/2024, 12:08 WIB
Rosy Dewi Arianti Saptoyo,
Bayu Galih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ada tradisi unik yang dilakukan berbagai negara untuk merayakan 29 Februari, hari yang muncul empat tahun sekali.

Ada yang memperingati hari terakhir di bulan Februari di tahun kabisat dengan lamaran, festival, sampai cara sederhana seperti minum koktail.

Irlandia

Ilustrasi lamaranAgra Suseno Ilustrasi lamaran

Ada mitos soal tahun kabisat yang dituliskan dalam buku Fragments of Death, Fables of Identity: An Athenian Anthropography (1995).

Mitos di mana pasangan yang menikah atau bertunangan pada 29 Februari maka pasangan tersebut akan berakhir dengan perceraian atau kematian.

Namun tradisi warga Irlandia bertentangan dengan mitos tersebut.

Di Irlandia, umumnya laki-laki meminang perempuan. Namun saat 29 Februari, perempuan diberi kesempatan untuk melamar laki-laki.

Meskipun perempuan bisa saja melamar laki-laki kapan pun sepanjang tahun, tetapi secara tradisional di Irlandia hak ini hanya berlaku di tahun kabisat.

Dilansir Huffpost, tradisi ini bermula pada abad ke-5 ketika Santa Brigida dari Kildare dengan getir mengeluh kepada Santo Patrick bahwa perempuan harus menunggu terlalu lama lamaran dari laki-laki.

Lantas, Santo Patrick menetapkan hari terakhir di bulan Februari pada tahun kabisat sebagai kesempatan bagi perempuan untuk melamar duluan.

Tradisi tersebut kemudian dibawa ke Skotlandia oleh para biksu Irlandia.

Di bawah pemerintahan Ratu Margaret pada 1288, Skotlandia mengeluarkan undang-undang yang mengizinkan perempuan untuk melamar laki-laki impiannya pada tahun kabisat.

Undang-undang tersebut juga menyatakan bahwa siapa pun yang menolak lamaran pada hari ini harus disanksi.

Sanksinya bermacam, ada yang dibayar dengan ciuman, sarung tangan, sampai gaun sutra.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] BI Mengeluarkan Uang Baru Rp 1.0

[HOAKS] BI Mengeluarkan Uang Baru Rp 1.0

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Narasi Keliru soal Perempuan Bikin Vlog Saat Tsunami di Taiwan

[VIDEO] Narasi Keliru soal Perempuan Bikin Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Warga Palestina Rayakan Serangan Iran ke Israel

[HOAKS] Video Warga Palestina Rayakan Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
Manipulasi Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Manipulasi Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Harga Elpiji 3 Kg di Kendal Mencapai Rp 70.000

[HOAKS] Harga Elpiji 3 Kg di Kendal Mencapai Rp 70.000

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Peluncuran Roket Ukraina, Bukan Serangan Iran ke Israel

[KLARIFIKASI] Video Peluncuran Roket Ukraina, Bukan Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Narasi Keliru soal Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

[VIDEO] Narasi Keliru soal Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Warga Israel Panik akibat Serangan Iran

[HOAKS] Video Warga Israel Panik akibat Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] 'Drone' Tersangkut Kabel Listrik Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

[KLARIFIKASI] "Drone" Tersangkut Kabel Listrik Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
Fakta Serangan Iran ke Israel, Luncurkan 300 Drone dan 120 Rudal

Fakta Serangan Iran ke Israel, Luncurkan 300 Drone dan 120 Rudal

Data dan Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Kapal Rusia di Laut Merah | Serangan Rudal Iran

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Kapal Rusia di Laut Merah | Serangan Rudal Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Polisi Lepaskan Anggota KKB yang Ditangkap TNI

[VIDEO] Beredar Hoaks Polisi Lepaskan Anggota KKB yang Ditangkap TNI

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

[HOAKS] Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com