Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Video Xi Jinping Minta Jokowi Serahkan Tanah di Kalimantan sebagai Jaminan

Kompas.com - 01/03/2024, 10:01 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Beredar video disertai narasi bahwa Presiden China Xi Jinping meminta Presiden Joko Widodo menyerahkan tanah di Kalimantan sebagai jaminan utang.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks. Video pidato Xi Jinping disebarkan dengan konteks yang keliru.

Narasi yang beredar

Narasi soal Xi Jinping meminta Jokowi menyerahkan tanah di Kalimantan sebagai jaminan utang dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

Akun tersebut membagikan video Xi Jinping berpidato dalam bahasa Mandarin. Dalam video terdapat takarir demikian:

DALAM KUNJUNGAN INI SAYA INGIN MEMINTA PRESIDEN JOKO WIDODO MENGEMBALIKAN UTANG NEGARANYA KEPADA CHINA. DALAM WAKTU YANG SUDAH DISEPAKATI DALAM NOTA KESEPAKATAN YANG SUDAH KITA BUAT BERSAMA DALAM PERJANJIAN INVESTASI CHINA KEPADA INDONESIA. DALAM PEMENANGAN JOKOWI DODO PADA PEMILU KEMARIN SERTA MODAL PEMBANGUNAN INFRASTRUTUR.

Vidoe tersebut diberikan keterangan demikian:

PRESIDEN CHINA MEMINTA MEPADA BPK JOKOWI MENYERAHKAN TANAH KALIMANTAN SEBAGAI JAMINAN ASTAGFIRULLAH !!

Haus Kekuasaan...
Kalimantan Di Gadaikan..!!
Para Penyembah Jokowi..!!
Para Pemuja 02..!!
Silahkan Simak Baik baik..!!

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Xi Jinping meminta tanah di Kalimantan kepada Jokowi sebagai jaminan utangAkun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Xi Jinping meminta tanah di Kalimantan kepada Jokowi sebagai jaminan utang

Penelusuran Kompas.com

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video pidato Xi Jinping identik dengan video di kanal YouTube Berita Satu ini.

Dalam video tersebut, Xi Jinping berpidato di depan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada 2013, ketika Indonesia dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Saat berpidato, Xi Jinping mempromosikan hubungan bilateral serta konsep pembangunan China yang damai.

Berdasarkan takarir pada konten video itu, Xi Jinping mengatakan demikian:

Selama kunjungan ini saya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan mengangkat hubungan bilateral ke kemitraan strategis yang komprehensif dalam upaya melanjutkan pengembangan hubungan mendalam. Masyarakat Indonesia mengatakan, adalah mudah untuk membuat uang, tetapi sulit mendapatkan teman-teman. Hubungan kami membuktikan itu.

Setelah tsunami, Pemerintah China mengaktifkan sistem tanggap darurat dan segera mengumumkan untuk memberikan bantuan kepada negara-negara yang terkena tsunami termasuk Indonesia. Itu adalah bantuan luar negeri terbesar sejak berdirinya Republik Rakyat China.

Kesimpulan

Narasi bahwa Xi Jinping meminta Jokowi menyerahkan tanah di Kalimantan sebagai jaminan utang merupakan hoaks.

Video pidato Xi Jinping di depan anggota DPR RI pada 2013 disebarkan dengan konteks yang keliru.

Dalam pidatonya, Xi Jinping menyampaikan soal kemitraan strategis Indonesia dan China yang komprehensif dalam upaya melanjutkan pengembangan hubungan bilateral.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Terbongkarnya Buku Harian Palsu Hitler pada 1983

Terbongkarnya Buku Harian Palsu Hitler pada 1983

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Ayatollah Khamenei Jadi Sampul Majalah Forbes Edisi April 2024

[HOAKS] Ayatollah Khamenei Jadi Sampul Majalah Forbes Edisi April 2024

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Genangan Air di Kereta Whoosh Bukan karena Kebocoran

[KLARIFIKASI] Genangan Air di Kereta Whoosh Bukan karena Kebocoran

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Sistem Pertahanan Iran Jatuhkan Pesawat F-35 Israel

[HOAKS] Video Sistem Pertahanan Iran Jatuhkan Pesawat F-35 Israel

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Polisi Temukan 400 Kg Emas Batangan di Rumah Sandra Dewi

[HOAKS] Polisi Temukan 400 Kg Emas Batangan di Rumah Sandra Dewi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] FIFA Batalkan Kemenangan Qatar atas Indonesia di Piala Asia U-23

[HOAKS] FIFA Batalkan Kemenangan Qatar atas Indonesia di Piala Asia U-23

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Narasi Keliru soal Foto Antrean Warga pada 1965 dan 2024

[KLARIFIKASI] Narasi Keliru soal Foto Antrean Warga pada 1965 dan 2024

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Video Warga Israel Panik | Harga Elpiji 3 Kg Rp 70.000

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Video Warga Israel Panik | Harga Elpiji 3 Kg Rp 70.000

Hoaks atau Fakta
Video Warga Israel Berlindung dari Roket Tidak Terkait Serangan Iran

Video Warga Israel Berlindung dari Roket Tidak Terkait Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Foto dengan Narasi Keliru soal Penyitaan Kapal di Selat Hormuz

INFOGRAFIK: Foto dengan Narasi Keliru soal Penyitaan Kapal di Selat Hormuz

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Angkatan Laut Iran Menyita Kapal di Teluk Oman, Bukan Selat Hormuz

[KLARIFIKASI] Foto Angkatan Laut Iran Menyita Kapal di Teluk Oman, Bukan Selat Hormuz

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Putri Raja Yordania Jatuhkan Drone Iran

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Putri Raja Yordania Jatuhkan Drone Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Konten dengan Narasi Keliru soal Kepanikan Warga Israel akibat Serangan Iran

[VIDEO] Konten dengan Narasi Keliru soal Kepanikan Warga Israel akibat Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Warga Israel Melarikan Diri di Bandara Ben Gurion Pascaserangan Iran

[HOAKS] Video Warga Israel Melarikan Diri di Bandara Ben Gurion Pascaserangan Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Drone Tersangkut Kabel Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

[VIDEO] Drone Tersangkut Kabel Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com