Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/03/2024, 16:32 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi yang mengeklaim calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar setelah pemungutan suara Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pertemuan dilakukan pada 19 Februari 2024. Namun setelah dutelusuri video tersebut keliru dan salah konteks.

Narasi yang beredar

Video yang mengeklaim Prabowo melakukan pertemuan dengan Muhaimin setelah Pilpres 2024 muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun TikTok ini. 

Akun tersebut membagikan video yang menampilkan beberapa politisi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedang duduk bersama.

Video itu dibagikan pada 19 Februari 2024 dan diberi keterangan sebagai berikut:

Babak Baru Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Hari ini Pak Prabowo beserta jajaran partai Gerindra melakukan pertemuan dengan Cak Imin dan jajaran PKB di kediaman Cak Imin.

Ada hal-hal penting yang dibahas dan pertemuan ini juga menandakan babak baru kerjasama antar kedua partai. 

Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Prabowo dan Cak Imin melakukan pertemuan setelah pemungutan suara Pilpres 2024Akun TikTok Tangkapan layar TikTok narasi yang menyebut Prabowo dan Cak Imin melakukan pertemuan setelah pemungutan suara Pilpres 2024

Penelusuran Kompas.com

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut mirip dengan yang ada di kanal YouTube Metro TV ini.

Video itu adalah momen ketika Prabowo menyambangi rumah dinas Muhaimin di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan pada 9 Juli 2023.

Dilansir Kompas.id, Prabowo datang ke kediaman Muhaimin dengan didampingi Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono.

Mereka  diterima oleh Muhaimin dan sejumlah elite PKB, antara lain, Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid, Wakil Ketua Umum PKB Hanif Dhakiri, dan Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda.

Saat itu, PKB yang diketuai Muhaimin masih  mendukung Prabowo sebagai capres dan tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. 

Seusai pertemuan  Prabowo mengatakan, sejak beberapa waktu lalu ia sudah berencana menemui Muhaimin yang baru saja kembali ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

Prabowo tidak memungkiri, salah satu hal yang dibahas dalam  pertemuan itu yakni terkait penentuan cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.

Saat itu, nama Muhaimin menjadi sosok yang digadang-gadang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra itu. 

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Video Sule Promosi Judi Online

[HOAKS] Video Sule Promosi Judi Online

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Penjelasan Kemenag soal 2 Pegawai Non-Muslim Jadi Petugas Haji

[KLARIFIKASI] Penjelasan Kemenag soal 2 Pegawai Non-Muslim Jadi Petugas Haji

Hoaks atau Fakta
Penjelasan TNI soal Isu Penutupan RSUD Madi di Paniai

Penjelasan TNI soal Isu Penutupan RSUD Madi di Paniai

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Pernyataan Sivakorn Pu-Udom soal Laga Indonesia Vs Uzbekistan

[HOAKS] Video Pernyataan Sivakorn Pu-Udom soal Laga Indonesia Vs Uzbekistan

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Benarkah Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker?

INFOGRAFIK: Benarkah Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker?

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Konteks Keliru, Unggahan Foto Tidak Perlihatkan Pemakaman Presiden Iran

INFOGRAFIK: Konteks Keliru, Unggahan Foto Tidak Perlihatkan Pemakaman Presiden Iran

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gibran Resmi Batal Dilantik sebagai Wakil Presiden

[HOAKS] Gibran Resmi Batal Dilantik sebagai Wakil Presiden

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Produk Bumbu Masakan Positif Mengandung Babi

[HOAKS] Produk Bumbu Masakan Positif Mengandung Babi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Voucher Ayam Goreng Gratis dalam Rangka 46 Tahun KFC

[HOAKS] Voucher Ayam Goreng Gratis dalam Rangka 46 Tahun KFC

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Video Turbulensi Pesawat ALK Bukan Musibah di Kabin Singapore Airlines

INFOGRAFIK: Video Turbulensi Pesawat ALK Bukan Musibah di Kabin Singapore Airlines

Hoaks atau Fakta
Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu 'God Save the Queen'...

Mengenang Kontroversi Sex Pistols Saat Rilis Lagu "God Save the Queen"...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

[HOAKS] Rumah Sakit Sri Ratu Medan Ditutup Sementara

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD ?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

[KLARIFIKASI] Foto Keanu Reeves Bawa Lari Kamera Paparazi Merupakan Adegan Film

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

CEK FAKTA: Benarkah Gim Daring Meningkatkan Kasus Kriminal Anak?

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com