Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tidak Benar Elite dan Politisi Selandia Baru Dapat Pengecualian Wajib Vaksin

Kompas.com - 17/01/2024, 08:54 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Beredar narasi yang menyebutkan ada 11.000 elite dan politisi Selandia Baru yang dikecualikan dari kewajiban vaksin Covid-19.

Sejumlah pengguna Facebook menyebarkan dan mengambil tangkapan layar dari sebuah artikel dengan judul berikut, dalam terjemahan bahasa Indonesia:

Sebanyak 11.000 politisi dan elite mendapat pengecualian untuk vaksinasi Covid: "Ini mengejutkan".

Unggahannya dapat dilihat di sini dan di sini.

Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, 12 Januari 2024, yang mengeklaim elit dan politisi Selandia Baru yang mendapat pengecualian wajib vaksin Covid-19.akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, 12 Januari 2024, yang mengeklaim elit dan politisi Selandia Baru yang mendapat pengecualian wajib vaksin Covid-19.

Narasi yang beredar menyebutkan, Keterbukaan Informasi Selandia Baru atau OIA meminta pemerintah mengungkap nama-nama elit dan politikus yang mendapat pengecualian wajib vaksin.

Lantas, benarkah narasi tersebut?

Bantahan Pemerintah Selandia Baru

Dilansir Reuters, Wakil Direktur Nasional dan Direktur Perencanaan, Pembelian dan Kinerja Te Whatu Ora, Matt Hannant memastikan bahwa narasi yang beredar tidak benar.

Permintaan keterbukaan informasi dilayangkan pada 5 Juli 2023, menanyakan soal pengecualian undang-undang sementara pada 2021-2022 yang mewajibkan kelompok tertentu untuk menerima vaksinasi lengkap terhadap Covid-19. Contohnya seperti petugas kesehatan.

Permintaan keterbukaan informasi tersebut juga menanyakan berapa banyak pengecualian yang masuk dan diterima.

Sebagai respons keterbukaan informasi, Hannant telah mengirimkan respons pada 2 Agustus 2023.

Ia mengatakan, ada total 478 Pengecualian Gangguan Layanan Signifikan atau Significant Service Disruption Exemption (SSDE) yang diterima. Pengecualian itu hanya diberikan untuk pekerja medis saja.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 103 permintaan yang mencakup 11.005 pekerja medis.

Audit terbaru menunjukkan, sebenarnya ada 102 permintaan yang mencakup 8.051 pekerja medis.

Hannant memastikan anggota parlemen dan pemerintah mendapat perlakuan yang sama dengan masyarakat.

"Para Menteri Pemerintahan dan Anggota Parlemen diperlakukan sama seperti anggota masyarakat lainnya mengenai kelayakan untuk vaksinasi Covid-19," kata Hannant.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] BI Mengeluarkan Uang Baru Rp 1.0

[HOAKS] BI Mengeluarkan Uang Baru Rp 1.0

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Narasi Keliru soal Perempuan Bikin Vlog Saat Tsunami di Taiwan

[VIDEO] Narasi Keliru soal Perempuan Bikin Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Warga Palestina Rayakan Serangan Iran ke Israel

[HOAKS] Video Warga Palestina Rayakan Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
Manipulasi Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Manipulasi Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Harga Elpiji 3 Kg di Kendal Mencapai Rp 70.000

[HOAKS] Harga Elpiji 3 Kg di Kendal Mencapai Rp 70.000

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Peluncuran Roket Ukraina, Bukan Serangan Iran ke Israel

[KLARIFIKASI] Video Peluncuran Roket Ukraina, Bukan Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Narasi Keliru soal Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

[VIDEO] Narasi Keliru soal Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Warga Israel Panik akibat Serangan Iran

[HOAKS] Video Warga Israel Panik akibat Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] 'Drone' Tersangkut Kabel Listrik Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

[KLARIFIKASI] "Drone" Tersangkut Kabel Listrik Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
Fakta Serangan Iran ke Israel, Luncurkan 300 Drone dan 120 Rudal

Fakta Serangan Iran ke Israel, Luncurkan 300 Drone dan 120 Rudal

Data dan Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Kapal Rusia di Laut Merah | Serangan Rudal Iran

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Kapal Rusia di Laut Merah | Serangan Rudal Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Polisi Lepaskan Anggota KKB yang Ditangkap TNI

[VIDEO] Beredar Hoaks Polisi Lepaskan Anggota KKB yang Ditangkap TNI

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

[HOAKS] Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com