Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Gunung Tangkuban Parahu Erupsi pada Awal Januari 2024

Kompas.com - 16/01/2024, 17:40 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar di media sosial unggahan yang mengeklaim Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi. Unggahan muncul pada awal Januari 2024, sehingga menimbulkan kesan erupsi terjadi saat itu.

Setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar dan telah dibantah oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Adapun Gunung Tangkuban Parahu merupakan gunung api aktif yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Narasi yang beredar

Narasi yang mengeklaim Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada awal Januari 2024 muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip) dan ini (arsip)

Akun tersebut membagikan sebuah video yang menampilkan sebuah gunung mengeluarkan abu vulkanik. Kemudian,  beberapa orang mencoba menyelamatkan diri.

Video itu diberi keterangan berikut:

Erupsi gunung tangkuban perahu kemaren sampai tadi mlm..

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada awal Januari 2024Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada awal Januari 2024

 

Video yang beredar merupakan dokumentasi lama dan tidak menunjukkan aktivitas Gunung Tangkuban Parahu saat ini.

Adapun video tersebut adalah momen ketika Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada 26 Juli 2019 pukul 15:48 WIB. 

PVMBG menjelaskan, berdasarkan rekaman kegempaan selama tahun 2023 hingga 11 Januari 2024 menunjukkan gempa kurang dari lima kejadian per hari dan gempa vulkanik yang berasosiasi dengan suplai magma sangat jarang terekam.

Selain itu,  juga tidak terekam adanya kejadian gempa letusan/erupsi.

Hingga saat ini tingkat aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu masih berada pada Level I (normal), ditandai dengan aktivitas embusan asap dari Kawah Ratu berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, dengan ketinggian 5 – 110 meter di atas dasar kawah.

Pihak PVMBG pun mengimbau kepada masyarakat dan calon pengunjung untuk tetap  tenang, beraktivitas seperti biasa, dan  tidak terpancing isu tentang erupsi Gunung Tangkuban Parahu. 

Kesimpulan

Narasi yang mengeklaim Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada awal Januari 2024 tidak benar. PVMBG menjelaskan video yang beredar merupakan erupsi pada 26 Juli 2019 pukul 15:48 WIB.

PVMBG menjelaskan, berdasarkan rekaman kegempaan selama tahun 2023 hingga 11 Januari 2024 tidak terekam adanya kejadian gempa letusan/erupsi.

Selain itu hingga saat ini tingkat aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu masih berada pada Level I (normal). 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta Seputar Kecelakaan Helikopter yang Tewaskan Presiden Iran

Fakta Seputar Kecelakaan Helikopter yang Tewaskan Presiden Iran

Data dan Fakta
[HOAKS] 25 Orang Tewas Saat Pesta Pernikahan di China

[HOAKS] 25 Orang Tewas Saat Pesta Pernikahan di China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bantuan Dana Rp 250 Juta Mengatasnamakan Kerajaan Arab Saudi

[HOAKS] Bantuan Dana Rp 250 Juta Mengatasnamakan Kerajaan Arab Saudi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Kenaikan Tarif Listrik mulai 1 Mei 2024

[HOAKS] Kenaikan Tarif Listrik mulai 1 Mei 2024

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Manipulasi Foto Seorang Anak Korban Gempuran Israel di Rafah

[KLARIFIKASI] Manipulasi Foto Seorang Anak Korban Gempuran Israel di Rafah

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Prabowo-Gibran Gagal Dilantik | Kehadiran Rusia di Gaza

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Prabowo-Gibran Gagal Dilantik | Kehadiran Rusia di Gaza

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Cara Optimalkan Google untuk Mencari Artikel Cek Fakta

INFOGRAFIK: Cara Optimalkan Google untuk Mencari Artikel Cek Fakta

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pernyataan Mengejutkan Pelatih Portugal Jelang Laga Lawan Indonesia

[HOAKS] Pernyataan Mengejutkan Pelatih Portugal Jelang Laga Lawan Indonesia

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Manipulasi Foto Tentara IDF Menyelamatkan Bayi di Gaza

INFOGRAFIK: Manipulasi Foto Tentara IDF Menyelamatkan Bayi di Gaza

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Tidak Benar Gaji Ke-13 PNS Akan Dihentikan

[KLARIFIKASI] Tidak Benar Gaji Ke-13 PNS Akan Dihentikan

Hoaks atau Fakta
Menilik Pelarangan TikTok di Sejumlah Negara, dari Asia sampai Eropa

Menilik Pelarangan TikTok di Sejumlah Negara, dari Asia sampai Eropa

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Benarkah Pinocchio Dibuat dari Kulit dan Rambut Budak?

INFOGRAFIK: Benarkah Pinocchio Dibuat dari Kulit dan Rambut Budak?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Sandra Dewi dan Harvey Moeis Divonis Hukuman Mati

[HOAKS] Sandra Dewi dan Harvey Moeis Divonis Hukuman Mati

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Harimau Mati Tertabrak Kendaraan di Tol Pekanbaru-Dumai

[HOAKS] Harimau Mati Tertabrak Kendaraan di Tol Pekanbaru-Dumai

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Guinea Didiskualifikasi dari Olimpiade

[VIDEO] Beredar Hoaks Guinea Didiskualifikasi dari Olimpiade

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com