Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

[HOAKS] Bus Timnas Brasil Dilempari Telur Usai Piala Dunia 2022

Kompas.com - 20/12/2022, 09:05 WIB
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Brasil telah tersingkir di perempat final atau delapan besar pada Piala Dunia 2022 di Qatar pada Jumat (9/12/2022).

Timnas Brasil harus pulang ke negara mereka setelah kalah melawan Kroasia, di Education City Stadium, Doha.

Sebuah video yang ditempatkan dalam konteks keliru, menarasikan bahwa bus timnas Brasil dilempari telur ketika tiba di negaranya. Video itu disebarkan tak lama setelah Brasil kalah dari Kroasia.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar alias hoaks.

Narasi yang beredar

Video bus timnas Brasil dilempari telur usai Piala Dunia 2022, disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.

"Timnas BRAZIL tiba di kampungnya disambut lemparan telur Raasssaaakanmiiiii..." tulis salah satu akun pada Senin (12/12/2022).

"Tim Brazil pulang kampung, kok kenapa e Bus dilempar??" tulis akun lainnya pada Kamis (15/12/2022).

Narasi serupa juga ditemukan di akun Facebook ini dan YouTube ini.

Tangkapan layar unggahan dengan narasi hoaks di sebuah akun Facebook, Kamis (15/12/2022), soal video bus timnas Brasil dilempari telur usai Piala Dunia 2022. Ternyata, video itu ditempatkan dalam konteks keliru.akun Facebook Tangkapan layar unggahan dengan narasi hoaks di sebuah akun Facebook, Kamis (15/12/2022), soal video bus timnas Brasil dilempari telur usai Piala Dunia 2022. Ternyata, video itu ditempatkan dalam konteks keliru.
Penelusuran Kompas.com

Video yang beredar bukan bus rombongan timnas Brasil setelah pulang dari Piala Dunia 2022 di Qatar.

Video identik telah beredar setidaknya sejak 27 Maret 2018, yang diunggah oleh akun YouTube ini.

Melalui keterangan dan judulnya, ia menulis mengenai Lula, yang merujuk pada mantan presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva.

Dilansir dari Pt.org.br, sebuah situs partai buruh di Brasil, kejadian pelemparan telur pada bus itu dilakukan oleh kelompok politik tertentu terhadap kubu Lula.

Pada 26 Maret 2018, sebuah bus dilempari batu dan telur oleh warga desa di sekitar Foz do Iguacu. Lemparan itu ditujukan warga sebagai bentuk protes terhadap Lula, tetapi penumpang bus tersebut hanyalah warga biasa.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejauh ini belum ada insiden suporter melempari telur kepada pemain sepak bola negaranya selama Piala Dunia 2022.

Kesimpulan

Video yang beredar di media sosial merupakan video yang ditempatkan dalam konteks keliru. Itu adalah video lama pada 2018 yang tidak ada kaitannya dengan Piala Dunia 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[HOAKS] Sri Mulyani Seret Luhut dalam Polemik Transaksi Mencurigakan Rp 300 Triliun

[HOAKS] Sri Mulyani Seret Luhut dalam Polemik Transaksi Mencurigakan Rp 300 Triliun

Hoaks atau Fakta
Situs Internet Archive Digugat atas Dugaan Pembajakan Buku

Situs Internet Archive Digugat atas Dugaan Pembajakan Buku

Data dan Fakta
[HOAKS] Prabowo dan Ganjar Resmi Jadi Capres-Cawapres pada 17 Maret

[HOAKS] Prabowo dan Ganjar Resmi Jadi Capres-Cawapres pada 17 Maret

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Anies Baswedan Ditetapkan Tersangka Korupsi Formula E

[HOAKS] Anies Baswedan Ditetapkan Tersangka Korupsi Formula E

Hoaks atau Fakta
Awal Terbentuknya Comic-Con di San Diego, Panggung bagi Pencinta Komik

Awal Terbentuknya Comic-Con di San Diego, Panggung bagi Pencinta Komik

Sejarah dan Fakta
Pemilih Perempuan Berpotensi Dongkrak Suara pada Pemilu 2024

Pemilih Perempuan Berpotensi Dongkrak Suara pada Pemilu 2024

Data dan Fakta
[HOAKS] Bupati Sebut Fadli Zon sebagai Aktor Pelarangan Natal di Lebak

[HOAKS] Bupati Sebut Fadli Zon sebagai Aktor Pelarangan Natal di Lebak

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Bharada E Dilarikan ke RS karena Kondisinya Kritis

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Bharada E Dilarikan ke RS karena Kondisinya Kritis

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Tangkal Hoaks Kesehatan, Pentingnya Literasi Kesehatan Digital

INFOGRAFIK: Tangkal Hoaks Kesehatan, Pentingnya Literasi Kesehatan Digital

Data dan Fakta
Beragam Informasi Keliru Mencatut Sri Mulyani...

Beragam Informasi Keliru Mencatut Sri Mulyani...

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks, Banding Ferdy Sambo Ditolak dan Segera Dieksekusi

[VIDEO] Hoaks, Banding Ferdy Sambo Ditolak dan Segera Dieksekusi

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks, Mario Dandy Ditembak karena Kabur Saat Rekonstruksi

[VIDEO] Hoaks, Mario Dandy Ditembak karena Kabur Saat Rekonstruksi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Jenazah Saddam Hussein Masih Utuh Setelah Bertahun-tahun

[HOAKS] Jenazah Saddam Hussein Masih Utuh Setelah Bertahun-tahun

Hoaks atau Fakta
Medsos Penuh Keterbelahan, Media Massa Diminta Menjembatani Perbedaan

Medsos Penuh Keterbelahan, Media Massa Diminta Menjembatani Perbedaan

Data dan Fakta
Laporan Kebahagiaan Dunia 2023, Indonesia Berada di Urutan ke-84

Laporan Kebahagiaan Dunia 2023, Indonesia Berada di Urutan ke-84

Data dan Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke