Penipuan Berkedok Penghasilan Tetap dari Aset Kripto, Pahami Modusnya

Kompas.com - 11/01/2022, 16:43 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

KOMPAS.com - Penipuan di ranah digital kini merambah ke investasi kripto. Satgas Waspada Investasi (SWI) memblokir 70 entitas aset kripto ilegal yang beroperasi di Indonesia, sejak 2017 hingga 2021.

Entitas ilegal ini beroperasi dengan dua modus operandi, yakni menjanjikan pendapatan tetap serta menjanjikan bonus dari mendapatkan anggota baru (skema ponzi).

Skema ponzi ini menyerupai MLM, anggota lama akan mendapat bonus jika berhasil merekrut anggota baru atau member get member.

Para anggota ini akan diminta melakukan setoran awal investasi, serta setoran terus menerus.

Baca juga: Ini Contoh Link Phishing dan Cara Menghindarinya

Menawarkan penghasilan tetap

Dilansir dari Harian Kompas, Selasa (11/1/2021), Ketua SWI Tongam Lumban Tobing menjelaskan, jika ada tawaran investasi aset kripto yang menawarkan pendapatan tetap dari perdagangan aset kripto, maka dipastikan itu penipuan.

Contohnya kasus kripto ilegal EDC Cash, yang menjanjikan anggotanya memiliki pendapatan 0,5 persen per hari atau 15 persen per bulan atau 182,5 persen per tahun.

Padahal itu adalah penipuan. Kerugian akibat kasus EDC Cash mencapai Rp 500 milliar.

"Dari penawarannnya saja sudah tidak masuk akal bisa memberikan imbal hasil sebesar itu. Lagipula, secara karakteristik, perdagangan aset kripto fluktuatif harganya," ucap Tongam Senin (10/1/2022).

"Tiap menit naik-turun harganya, bagaimana bisa memberikan imbal hasil pendapatan tetap? Maka itu sudah pasti penipuan," kata dia.

Baca juga: Melihat Kembali Sejarah Kemunculan Istilah Post-truth...

Cek legalitas di Bappebti

Peraturan mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia saat ini diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.