Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Struktur Gas Nitrogen

Kompas.com - 01/03/2024, 20:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com – Pada molekul N2, jumlah pasangan elektron yang digunakan bersama adalah …

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5

Jawabannya adalah c. 3. Untuk mengetahui alasanya, simaklah penjelasan tentang struktur gas nitrogen berikut ini!

Baca juga: Mengapa Gas Nitrogen Banyak di Atmosfer?

Dilansir dari National Library of Medicine, gas nitrogen (N2) molekul unsur berupa gas yang tidak berwarna, tidak berbabu, tidak mudah terbakar, dan tidak beracun.

Gas nitrogen membentuk sebagian besar udara di bumi dan digunakan dalam berbagai keperluan. Bagaimana struktur gas nitrogen?

Dilansir dari Center for Science Education, pada dasarnya gas nitrogen terbentuk dari dua atom yang terikat sangat erat.

Di mana dua atom nitrogen berikatan satu sama lain untuk mencapai kestabilan seperti yang dimiliki oleh gas mulia.

Baca juga: Mengapa Gas Nitrogen Sukar Bereaksi?

Unsur nitrogen berasal dari golongan 5A dengan nomor atom 7. Artinya, nitrogen memiliki 7 elektron dengan 5 elektron pada kulit valensinya.

Untuk mencapai kestabilan sebagaimana aturan oktet, nitrogen harus memenuhi kulit valensinya menjadi 8 elektron. Artinya, nitrogen memerlukan 3 elektron tambahan untuk stabil.

Oleh karena itu, atom nitrogen berikatan dengan atom nitrogen lainnya untuk mencapai kestabilan.

Karena sama-sama memerlukan 3 buah elektron, kedua atom nitrogen saling menggunakan 3 elektron valensinya secara bersama-sama.

Baca juga: Aturan Oktet dalam Kimia

Sehingga, setiap atom nitrogen dapat memiliki 8 elektron valensi dan mencapai kestabilan.

Tiga pasangan elektron yang digunakan bersama-sama tersebut menghasilkan ikatan rangkap tiga.

Dilansir dari Chemistry LibreTexts, ikatan rangkap tiga tersebut sangat sulit diputus, sehingga dapat mempertahanan kulit valensi penuhnya dibandingkan bereaksi dengan senyawa atau atom lain.

Hal tersebut membuat gas nitrogen (N2) sangat stabil dan bersifat inert secara kimia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Siapa Itu Parikesit?

Siapa Itu Parikesit?

Skola
Karakter Tokoh Wayang Kumbakarna

Karakter Tokoh Wayang Kumbakarna

Skola
Mengenal Tokoh Rahwana

Mengenal Tokoh Rahwana

Skola
Tokoh Anoman dalam Pewayangan Ramayana

Tokoh Anoman dalam Pewayangan Ramayana

Skola
Mengenal Ukara Lamba Basa Jawa

Mengenal Ukara Lamba Basa Jawa

Skola
Bedane Geguritan Gagrak Lawas lan Gagrak Anyar

Bedane Geguritan Gagrak Lawas lan Gagrak Anyar

Skola
Prinsip dan Macam-macam Tembang Jawa Tengahan

Prinsip dan Macam-macam Tembang Jawa Tengahan

Skola
Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Tembang Jawa Gedhe

Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Tembang Jawa Gedhe

Skola
Gaman lan Aji-Ajine Wayang

Gaman lan Aji-Ajine Wayang

Skola
Ratu, Negara, lan Patihe dalam Pewayangan

Ratu, Negara, lan Patihe dalam Pewayangan

Skola
Peran Siswa dalam Mendukung Implementasi Wawasan Kebangsaan

Peran Siswa dalam Mendukung Implementasi Wawasan Kebangsaan

Skola
Hubungan Antargatra

Hubungan Antargatra

Skola
Peran dan Ancaman dalam Membangun Integrasi Nasional

Peran dan Ancaman dalam Membangun Integrasi Nasional

Skola
Kesediaan Warga Negara untuk Melakukan Bela Negara

Kesediaan Warga Negara untuk Melakukan Bela Negara

Skola
Daerah Khusus, Daerah Istimewa, dan Otonomi Khusus

Daerah Khusus, Daerah Istimewa, dan Otonomi Khusus

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com