Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hak Asasi Manusia (HAM): Pengertian Menurut Ahli dan Ciri-cirinya

Kompas.com - 19/09/2022, 11:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Editor

Oleh: Yopi Nadia, Guru SDN 106/IX Muaro Sebapo, Batanghari, Provinsi Jambi

 

KOMPAS.com - Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak dasar milik tiap manusia yang telah diakui secara universal.

Kepemilikan HAM membuat manusia terlindungi secara moral maupun hukum. Manusia juga bisa terhindar dari segala bentuk kekerasan, perampasan, hingga penganiayaan.

Hak Asasi Manusia adalah konsep hukum dan normatif yang menyatakan bahwa manusia memiliki hak yang melekat pada dirinya sebagai seorang manusia.

Karena diakui secara universal, hak ini berlaku kapan, di mana saja, dan kepada siapa saja. Pada prinsipnya, HAM tidak dapat dicabut bahkan dibagi-bagi antarsesama manusia.

HAM dideklarasikan secara universal oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 10 Desember 1948, atau sekitar 3 tahun setelah Indonesia merdeka.

Deklarasi Umum Hak-Hak Asasi Manusia (The Universal Declaration of Human Rights) bertujuanmemberi kebebasan hak manusia yang asasi kepada masyarakat dunia.

Deklarasi HAM itu juga dilakukan dengan tujuan menyadarkan masyarakat di seluruh dunia, agar selalu menghormati dan menegakkan HAM.

Baca juga: Penggolongan Hak Asasi Manusia

Pengertian HAM menurut ahli

Berikut beberapa pengertian hak asasi manusia menurut ahli:

  • Peter R. Baehr

Menurut Peter R. Baehr, hak asasi manusia adalah hak-hak dasar yang sudah ada di dalam diri tiap manusia, digunakan untuk perkembangan dirinya. Haj dasar itu bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.

  • John Locke

Dalam buku The Second Treatise of Civil Government and a Letter Concerning Toleration (1948), John Locke mengartikan hak asasi manusia sebagai berikut:

"Hak asasi merupakan suatu hal yang diberikan Tuhan untuk manusia, yang terdiri dari hak persamaan dan kebebasan, serta hak untuk mempertahankan hidup dan melindungi harta benda miliknya."

  • A.J.M. Milne

A. J. M. Milne mengatakan bahwa hak asasi manusia adalah hak yang sudah dimiliki oleh tiap manusia di seluruh dunia, tanpa melihat latar belakang, seperti agama, kebangsaan, jenis kelamin, etnis, sosial dan budaya, serta status sosial.

  • G.J Wolhoff

"Hak asasi manusia adalah hak yang sudah ada dalam diri manusia, dan sudah melekat pada dirinya sejak lahir. Hak tersebut harus selalu ada pada manusia, serta tidak boleh dirampas karena bisa menyebabkan manusia kehilangan derajatnya."

  • Austin Ranney

Menurut Austin Ranney, hak asasi manusia adalah ruang kebebasan milik individu yang sudah diatur atau dirumuskan dalam konstitusi hukum, serta pelaksanaannya sudah dijamin oleh pemerintah atau negara.

Baca juga: Pengertian HAM Beserta Tujuannya

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com