Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Bocah 7 Tahun di Nepal Tak Sengaja Telan Pensil Sepanjang 10 Cm

Kompas.com - 21/05/2024, 10:00 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seorang bocah laki-laki berumur 7 tahun di Nepal tak sengaja menelan pensil yang kemudian tersangkut di dalam perutnya.

Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, meski tidak muncul keluhan apapun.

Secara mengejutkan, pensil tersebut dapat keluar dengan sendirinya saat bocah tersebut buang air besar (BAB).

Kasus langka itu dipublikasikan di Jurnal Radiology Case Reports yang terbit pada 27 Februari 2024. Meski begitu, tidak disebutkan waktu kejadiannya.

Baca juga: Seorang Bocah Berusia 7 Tahun Meninggal Setelah Keracunan Mi Instan di India

Kronologi kejadian

Dikutip dari ScienceDirect, seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun datang ke unit gawat darurat pediatri rumah sakit di Nepal.

Ia dibawa ke rumah sakit setelah empat jam sebelumnya ia memainkan sebuah pensil dan diduga pensil tersebut tertelan meski tak ada keluhan apapun.

Bocah itu tidak ada riwayat keluhan muntah, sakit perut, kembung, demam, hematemesis, dan hematochezia. Bahkan, ia bisa BAB dan kentut secara normal.

“Pada pemeriksaan, anak aktif dan suka bermain dengan tanda vital cukup stabil. Hasil pemeriksaan umum normal,” terang para peneliti.

Bocah itu juga tidak mengalami nyeri saat perutnya ditekan, perutnya pun tidak buncit. Hasil pemeriksaan sistemik lainnya juga dikatakan normal.

Baca juga: Bocah 10 Tahun Meninggal Usai Makan Kue Ulang Tahunnya, Sempat Mengeluh Mual dan Haus

Ditemukan pensil sepanjang 10 cm

Namun saat dilakukan pemeriksaan radiografi, ditemukan bahwa terdapat pensil panjang sekitar 10 cm tersangkut di perut bocah itu.

Konsultasi untuk pembedahan pun segera dilakukan. Namun karena kurangnya peralatan endoskopi pediatrik, diputuskan untuk menjaga anak itu di bawah observasi selama 8 jam.

Dokter mempersiapkan tindakan laparotomi eksplorasi (prosedur bedah) agar bisa segera dilakukan jika muncul tanda-tanda kondisi yang memburuk.

Saat itu, si bocah disarankan untuk banyak minum dan hanya diperbolehkan untuk mengonsumsi pisang.

“Pasien diklasifikasikan sebagai berisiko tinggi, dan pihak (orangtua) pasien diberi nasihat tentang hal yang sama,” jelas para peneliti.

Baca juga: Ramai soal Kaki Bocah Gosong Disebut karena Digigit Ular Tanah, Ini Penjelasan Ahli

Pensil berhasil keluar saat BAB

Pada radiografi ulang, pensil terlihat berada di dekat persimpangan ileocecal (bagian akhir usus) tanpa komplikasi yang terlihat.

Halaman:

Terkini Lainnya

Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Tren
PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

Tren
4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

Tren
Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Tren
Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Tren
'Wine' Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

"Wine" Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

Tren
5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

Tren
Mengenal Pohon 'Penghasil' Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Mengenal Pohon "Penghasil" Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Tren
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Tren
Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Tren
NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com