Kompas.com - 18/05/2022, 11:00 WIB

KOMPAS.com - Sebuah database berisi laporan terkait unidentified flying object (UFO) kini mencapai 400 insiden. Naik sebanyak 143 dalam laporan setahun lalu.

Laporan militer 2021 menyebutkan, tidak ada bukti alien yang ditemukan, dikutip dari NPR.

Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut Scott W Bray menjelaskan, mereka masih belum menemukan sesuatu yang berasal dari nontersetrial, meski ada insiden yang tidak dapat dijelaskan.

Menurutnya, tak satu pun dari objek yang didokumentasikan telah berusaha untuk berkomunikasi dengan penerbang AS dan tidak ada upaya telah dilakukan untuk berkomunikasi dengan mereka.

Bray menjelaskan, laporan tentang UFO telah meningkat belakangan. Penyebabnya adalah adanya peningkatan sensor, drone, dan sistem udara tak berawak non-militer lainnya.

Insiden yang dilaporkan pada 2004-2021 didadasarkan pada data sensor dan pengamatan oleh penerbang militer.

Baca juga: Video Viral 14 UFO Kerumuni Kapal Perang AS, Ini Sejarah Kemunculannya

Namun, banyak laporan baru tidak memiliki data sensor. Laporan-laporan itu berasal dari orang-orang yang datang dengan cerita lama yang mereka pilih untuk tidak dilaporkan pada saat itu.

"Itu bukti bahwa upaya militer untuk menghilangkan stigma laporan semacam itu berhasil," kata Bray.

Sidang kongres pada Selasa tentang UFO tersebut merupakan yang pertama dalam lebih dari 50 tahun.

Pejabat tinggi intelijen Pentagon Ronald S Moutrie menyebut pihaknya juga memiliki rasa penasaran yang sama.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.