Kompas.com - 26/12/2021, 12:30 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar di media sosial klaim bahwa vaksin Sinovac belum diujicoba untuk anak-anak sama sekali.

Sebuah video disertakan untuk memperkuat klaim tersebut.

Menurut penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, vaksin Sinovac sudah dilakukan uji klinik di China yang melibatkan 1.050 anak.

Hasil yang didapatkan vaksin Sinovac aman untuk anak usia 6-11 tahun.

Sebelumnya, vaksin Sinovac juga sudah diuji dan dinyatakan aman untuk anak usia 12 tahun ke atas, sehingga klaim tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi yang beredar

Akun Facebook yang mengunggah tentang vaksin Sinovac belum diujicoba untuk anak-anak sama sekali adalah akun ini.

Berikut ini narasinya:

"Fucksin sinovac yg di suntikkan ke anak-anak Indonesia ternyata sama sekali belum di uji coba.. (tentu ini sangat beresiko).
Satu-satunya negara didunia ini hanya Indonesia yg melakukan pemaksaan fucksinasi. Sangat memprihatinkan karena bertolak belakang dengan pernyataan dari WHO yg mengatakan tidak boleh ada pemaksaan. Tetapi mereka tidak peduli bahkan mengancam dengan berbagai cara. Seperti kehilangan pekerjaan dll.
Dengan pemaksaan seperti ini, banyak masyarakat yg menjadi curiga, ada apa dibalik fucksin..."

Akun itu juga menyertakan video untuk memperkuat klaim itu. Pria dalam video mengatakan vaksin Sinovac sama sekali belum diujicoba kepada anak.

"Vaksin anak yang dari merk Sinovac ini, sama sekali belum dilakukan ujicoba untuk anak-anak Indonesia," kata salah satu orang dalam video tersebut.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.