Kompas.com - 03/11/2021, 07:30 WIB

KOMPAS.com - Sub Koordinator Hubungan Pers dan Media Badan Meterorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwi Rini Endra Sari angkat bicara terkait video viral hujan pada satu mobil yang ramai di medsos baru-baru ini.

Sejauh ini, pihaknya belum dapat mengonfirmasi terkait kebenaran dari kejadian tersebut.

Pasalnya, selain data yang didapatkan hanya berupa visual video warganet dengan durasi yang cukup singkat, data-data pengamatan cuaca visual yang sifatnya lokal dan bisa dianalisis secara obyektif setempat juga tidak tersedia.

Baca juga: Video Viral Hujan Lokal Antar-RT, Ini Penjelasan BMKG

Kendati demikian, hujan yang terjadi pada video tersebut secara logika dan teori, imbuhnya sangat kecil bisa terjadi.

"Hal ini dikarenakan diameter awan Comulonimbus yang menghasilkan hujan seperti pada video umumnya memiliki diameter beberapa puluh hingga ratusan kilometer," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (2/11/2021).

Menurutnya, hujan umumnya terjadi ketika awan sudah cukup matang dan jika proses kondensasi pada awan cukup dekat.

Baca juga: Viral, Video Hujan Turun Hanya Guyur Satu Mobil, Ini Penjelasan BMKG

@uryanriana

 

? suara asli - uryanriana

Baca juga: Klaim Cuaca Panas di Sejumlah Daerah di Indonesia, Apa Penyebabnya?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.