[POPULER TREN] Bansos yang Cair pada November 2021 | Cara Mudah Menurunkan Berat Badan

Kompas.com - 03/11/2021, 05:30 WIB

KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan menghiasi laman Tren sepanjang Selasa (2/11/2021).

Informasi terkait bantuan sosial (bansos) yang masih diberikan pemerintah kepada warga yang terdampak Covid-19 mendominasi pemberitaan.

Perlu diketahui, bantuan yang cair pada November 2021 terdiri dari diskon listrik PLN, kuota belajar Kemendikbud, hingga soal bantuan langsung tunai (BLT) UMKM.

Selain terkait bansos yang cair pada November 2021, informasi terkait aturan terbaru naik pesawat, kisah ibu Triman yang dititipkan ke Panti Jompo hingga cara mudah menurunkan berat badan juga menarik perhatian pembaca.

Berikut berita terpopuler di laman Tren sepanjang Selasa (2/11/2021) hingga Rabu (3/11/2021) pagi.

1. Bansos yang cair pada November 2021

Sejumlah bantuan sosial (bansos) masih terus digelontorkan pemerintah kepada warga yang terdampak Covid-19.

Bentuknya beragam mulai dari diskon listrik PLN, kuota internet dari Kemendikbud, bantuan sosial untuk program keluarga harapan (PKH), dan sejumlah bantuan lainnya.

Sejumlah bantuan bagi masyarakat tersebut di antaranya masih diberikan pemerintah hingga Desember 2021.

Lantas, bantuan apa saja yang cair pada November 2021?

Informasi selengkapnya dapat disimak pada berita berikut:

BLT UMKM hingga Kuota Kemendikbud, Ini Bansos yang Cair November 2021

2. Aturan terbaru naik pesawat

Warga menjalani tes usap polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 di Rumah Sakit Baiturrahim, Jambi, Selasa (26/10/2021). Presiden Joko Widodo meminta agar harga tes usap PCR turun menjadi Rp300 ribu dengan masa berlaku 3x24 jam untuk penumpang pesawat udara. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan Warga menjalani tes usap polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 di Rumah Sakit Baiturrahim, Jambi, Selasa (26/10/2021). Presiden Joko Widodo meminta agar harga tes usap PCR turun menjadi Rp300 ribu dengan masa berlaku 3x24 jam untuk penumpang pesawat udara. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.

Persyaratan naik pesawat untuk perjalanan udara di wilayah Jawa dan Bali kini tidak diharuskan menggunakan PCR.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah kini memperbolehkan penggunaan hasil tes antigen sebagai syarat naik pesawat di wilayah Jawa dan Bali.

Muhadjir mengatakan, pembaruan ini sama dengan aturan naik pesawat terbang di luar Jawa dan Bali yang juga memperbolehkan syarat swab antigen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.