Aiman Witjaksono
Host & Produser Eksekutif Program AIMAN KompasTV

Host & Produser Eksekutif Program AIMAN | AIMAN setiap senin, Pukul 20.00 WIB di KompasTV

Polisi-polisi Bermasalah Viral, Ada Apa?

Kompas.com - 02/11/2021, 10:29 WIB
Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi Polisi

 

BANYAK dari kita mungkin bertanya-tanya, ada apa dengan polisi Indonesia? Belakangan, sejumlah kasus pelanggaran yang dilakukan polisi viral di media sosial.

Macam-macam kasusnya. Ada oknum polisi yang diduga menjadi otak kasus perampokan mobil milik seorang mahasiswa di Bandar Lampung, Lampung.

Selang beberapa hari, ada kabar soal Kapolsek di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang diduga terlibat kasus asusila dengan anak seorang tersangka yang tengah ditangani jajarannya.

Chat mesum antara Kapolsek anak tersangka beredar. Kapolsek mengajak anak tersangka untuk berbuat asusila dengan iming-iming ayahnya yang menjadi tersangka kasus pencurian sapi akan dibebaskan. Kapolsek dan anak tersangka dua kali bertemu di hotel.

Kapolsek pun diberhentikan dengan tidak hormat aliat dipecat. Kapolsek menyatakan banding dalam sidang etik kepolisian yang digelar di Polda Sulawesi Tengah.

Masih ada kasus lain. Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara, menganiaya bawahannya. Video CCTV yang menunjukkan kapolres menendang dan memukul bawahannya viral di media sosial.

Ada pula polisi yang menembak mati rekannya sesama polisi. Alasannya, persoalan pribadi.

Baca juga: Dukung Kapolri untuk Potong Kepala Sekaligus Ekor Ikan yang Busuk

Cukup laporkan lewat Android dan iOS

Saya mendatangi dua institusi untuk mengulas persoalan ini: Divisi Profesi dan Pengamanan Polri dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Apa yang terjadi dengan Polri? Bagaimana strategi penanganannya?

Saya mendatangi dan melihat langsung Kantor Pelayanan Aduan Masyarakat di Mabes Polri dan mewawancarai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Saya mencoba melakukan pelaporan untuk mengetahui bagaimana cara melapor. Ternyata, untuk membuat laporan ke Divpropam sama sekali tidak harus datang ke kantor polisi. 

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.