Lonjakan Kasus Covid-19 saat Liburan Sekolah, Epidemiolog: Tutup Tempat Wisata

Kompas.com - 19/06/2021, 19:00 WIB
Pengunjung memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Kamis (11/3/2021). Libur Isra Miraj 2021 kawasan Malioboro yang merupakan destinasi wisata andalan di Yogyakarta padat pengunjung. ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKOPengunjung memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Kamis (11/3/2021). Libur Isra Miraj 2021 kawasan Malioboro yang merupakan destinasi wisata andalan di Yogyakarta padat pengunjung.

KOMPAS.com - Indonesia menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Kurang lebih 12.990 kasus dilaporkan pada Jumat (28/6/2021), tertinggi sejak Februari 2021.

Dengan 130.096 kasus aktif, banyak rumah sakit kehabisan tempat untuk menampung pasien Covid-19.

Bahkan, sejumlah rumah sakit berada pada kondisi terpaksa harus memilih pasien dengan potensi hidup lebih tinggi untuk dirawat.

Lonjakan kasus Covid-19 kali ini juga bertepatan dengan liburan sekolah. Artinya, ada potensi mobilitas warga di tempat wisata.

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 Saat Virus Corona Varian Delta Merajalela

Tutup tempat wisata

Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Windhu Purnomo meminta, agar pemerintah menutup tempat wisata guna mengantisipasi penyebaran kasus Covid-19 yang lebih luas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seratus persen harus dilakukan, tak usah nunggu liburan dulu," kata Windhu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (19/6/2021).

Pasalnya, liburan sekolah bisa memperburuk situasi pandemi di Indonesia yang sedang melonjak akibat beragam faktor.

Beberapa faktor tersebut menurut Windhu adalah arus mudik Lebaran, pergerakan warga ke tempat wisata, pekerja migran yang pulang tanpa karantina ketat, rendahnya testing dan tracing, ketaatan protokol kesehatan yang menurun, serta kemunculan varian Covid-19.

Baca juga: Covid-19 Tak Terkendali, Epidemiolog Singgung Opsi PSBB Jawa

PSBB

Lebih dari menutup wisata, Windhu berharap agar pemerintah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X