Kompas.com - 21/02/2021, 11:04 WIB
Makam Tan Malaka di Selopanggung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (KOMPAS.com/M.Agus Fauzul Hakim). Kontributor Kediri, M Agus Fauzul HakimMakam Tan Malaka di Selopanggung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (KOMPAS.com/M.Agus Fauzul Hakim).

KOMPAS.com - Hari ini 72 tahun yang lalu, atau tepatnya pada 21 Februari 1949, Tan Malaka, salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia dan pendiri Partai Murba, meninggal dunia.

Melansir Kompas.com, 2 Juni 2020, dia meninggal dunia setelah ditangkap oleh pasukan TNI yang yang dipimpin oleh Letnan II Seokotjo.

Batalion tersebut di bawah komando Brigade S yang panglimanya adalah Letkol Soerachmad dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya.

Baca juga: Trending di Twitter, Bagaimana Perjalanan Hidup Tan Malaka?

Tan Malaka bersama pengikutnya ditangkap di Pethok, Kediri, Jawa Timur.

Setelah ditangkap, mereka dieksekusi dengan cara ditembak.

Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya bagi berdirinya Republik Indonesia, Tan Malaka kemudian mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Melalui Keputusan Presiden RI Nomor 53 yang ditandatangani Presiden Soekarno pada 28 Maret 1963, Tan Malaka mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Baca juga: Mengenang Pertempuran Surabaya, Cikal Bakal Peringatan Hari Pahlawan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X