Kasus Corona Meningkat di Beberapa Kota di China, Kembali Lockdown?

Kompas.com - 23/11/2020, 14:15 WIB
Petugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu. AFP/HECTOR RETAMALPetugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu.

KOMPAS.com - Kasus virus corona kembali meningkat di beberapa wilayah China, di antaranya di Shanghai, Tianjin, dan Manzhouli.

Update terbaru, ketiga wilayah itu telah melaporkan tren peningkatan kasus infeksi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Meskipun demikian, para ahli di China meyakinkan publik bahwa pengalaman yang dimiliki China sejak awal wabah akan membantu mengatasi risiko gelombang kedua Covis-19.

Tes 2,24 juta orang di Tianjin

Menurut laporan terbaru, Shanghai melaporkan dua kasus Covid-19 lokal baru pada Minggu (22/11/2020) dan satu kasus pada Sabtu (21/11/2020), yang terdeteksi dari tracing terhadap 15.416 orang yang kontak dekat dengan pasien positif.

Pada Sabtu, Tianjin memulai pengujian dalam skala besar yang melibatkan sekitar 2,24 juta penduduk di Distrik Binhai Baru.

Baca juga: Otoritas China Klaim Temukan Virus Corona pada Kemasan Daging Impor dari Brazil

Menurut otoritas setempat, 10 infeksi lokal yang baru-baru ini ditemukan, delapan di antaranya berkaitan dengan Distrik Binhai Baru.

Sementara itu, Manzhouli, pelabuhan darat terbesar di China yang berbatasan dengan Rusia dan Mongolia telah dikunci atau lockdown

Sebanyak 300.000 penduduk lokal dites setelah dua infeksi Covid-19 lokal dilaporkan pada Sabtu, yang sumber infeksinya masih belum jelas.

Diberitakan The Global Times, beberapa kasus infeksi di China baru-baru ini kurang lebih berkaitan dengan wabah di luar negeri, baik lewat produk makanan beku atau rute impor non-beku.

Makanan beku impor

Infeksi di Tianjin mempunyai hubungan dekat dengan seorang karyawan yang bekerja di pabrik penyimpanan makanan beku.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X