Kampung Anti-Covid-19 di Wuhan, Saat Ini Nol Kematian akibat Corona

Kompas.com - 22/11/2020, 16:15 WIB
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 melakukan olahraga bersama saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. AFP/STR/CHINA OUTPasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 melakukan olahraga bersama saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.

KOMPAS.com - Virus corona penyebab Covid-19 pertama kali teridentifikasi di kota Wuhan, China, pada akhir tahun 2019 lalu.

Wuhan merupakan kota di wilayah tengah China yang sebelumnya menjadi episentrum Covid-19.

Kota yang dihuni 8 juta jiwa penduduk itu juga sempat menjadi tempat dengan kasus positif dan korban meninggal terbanyak dunia di China.

Sejak teridentifikasi di Wuhan, virus corona telah menyebar ke berbagai negara hingga menyebabkan pandemi global.

Berdasarkan data dari Worldometers, Minggu (22/11/2020) total kasus infeksi virus corona di seluruh dunia telah mencapai 58.508.271 kasus.

Virus corona juga telah mengakibatkan 1.386.729 orang meninggal dunia. 

Baca juga: [Video] Jasad Majikan dan Budak Korban Erupsi Gunung Vesuvius di Pompeii

Kampung percontohan anti Covid-19

Meski pandemi global virus corona bermula dari Wuhan, namun sebuah kawasan permukiman di kota Wuhan justru dinobatkan sebagai kampung percontohan anti Covid-19.

Dilansir dari Antara, Minggu (22/11/2020) kawasan pemukiman Donghu, Wuhan, dianggap berhasil memerangi virus corona sehingga layak dinobatkan sebagai kampung percontohan.

Donghu dilengkapi dengan pos kesehatan dan sukarelawan yang sampai saat ini masih aktif bertugas, meski dalam beberapa bulan terakhir tidak ditemukan kasus infeksi baru.

"Pada saat lockdown diberlakukan di Wuhan, di sini terdapat 32 kasus, tapi tidak ada yang meninggal dunia," kata Zhuo Yanxia, petugas Pos Kesehatan Donghu, kepada Antara, Sabtu (21/11/2020).

Halaman:

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X