Update Corona di Dunia 6 Oktober: 35,7 Juta Infeksi | Donald Trump Keluar dari Rumah Sakit

Kompas.com - 06/10/2020, 11:22 WIB
Warga menikmati sarapan sambil mengobrol di Kafe Boomarang, Roberson Quay, Singapura, Jumat pagi (19/6/2020). Hari Jumat ini adalah hari pertama fase 2 Singapura menuju new normal hidup berdampingan dengan virus Covid-19. Fase 2 menandai pulihnya roda perekonomian dan kehidupan sehari-hari di Singapura. KOMPAS.com/ERICSSEN Warga menikmati sarapan sambil mengobrol di Kafe Boomarang, Roberson Quay, Singapura, Jumat pagi (19/6/2020). Hari Jumat ini adalah hari pertama fase 2 Singapura menuju new normal hidup berdampingan dengan virus Covid-19. Fase 2 menandai pulihnya roda perekonomian dan kehidupan sehari-hari di Singapura.

KOMPAS.com - Grafik kasus virus corona secara global masih terus mengalami peningkatan.

Hingga Selasa, (6/10/2020) pagi, berdasarkan data dari Worldometers, total kasus infeksi virus corona di seluruh dunia telah mencapai 35.701.674.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.045.953 orang meninggal dunia, dan 26.870.533 orang dinyatakan sembuh.

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan angka kasus tertinggi sampai saat ini.

Berikut ini 10 negara dengan jumlah kasus infeksi virus corona terbanyak di dunia:

  1. Amerika Serikat: 7.674.566 kasus, 214,959 orang meninggal dunia, dan 4.887.003 orang sembuh
  2. India: 6.682.073 kasus, 103.600 orang meninggal dunia, dan 5.659.110 orang sembuh
  3. Brasil: 4.927.235 kasus, 146.675 orang meninggal dunia, dan 4.295.302 orang sembuh
  4. Rusia: 1.225.889 kasus, 21.475 orang meninggal dunia, dan 982.324 orang sembuh
  5. Kolombia: 862.158 kasus, 26.844 orang meninggal dunia, dan 766.300 orang sembuh
  6. Spanyol: 852.838 kasus, dan 32.225 orang meninggal dunia
  7. Peru: 829.999 kasus, 32.834 orang meninggal dunia, dan 712.888 orang sembuh
  8. Argentina: 798.486 kasus, 21.018 orang meninggal dunia, dan 636.672 orang sembuh
  9. Meksiko: 761.665 kasus, 79.088 orang meninggal dunia, dan 550.053 orang sembuh
  10. Afrika Selatan: 682.215 kasus, 17.016 orang meninggal dunia, dan 615.684 orang sembuh.

Baca juga: UPDATE: Bertambah 3.622, Kini Ada 307.120 Kasus Covid-19 di Indonesia

Berikut ini beberapa perkembangan terkait pandemi virus corona di sejumlah negara, dilansir dari The Guardian, Selasa (6/10/2020):

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Donald Trump keluar dari Rumah Sakit

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jempol ketika berjalan menuju ke Marine One untuk berangkat ke Rumah Sakit Militer Walter Reed setelah mengumumkan dia positif Covid-19 pada 2 Oktober 2020. Trump menyatakan dia akan menghabiskan beberapa hari ke depan untuk menjalani perawatan sembari tetap bekerja.AFP PHOTO/SAUL LOEB Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jempol ketika berjalan menuju ke Marine One untuk berangkat ke Rumah Sakit Militer Walter Reed setelah mengumumkan dia positif Covid-19 pada 2 Oktober 2020. Trump menyatakan dia akan menghabiskan beberapa hari ke depan untuk menjalani perawatan sembari tetap bekerja.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meninggalkan Rumah Sakit Militer Nasional Walter Reed, meskipun masih memiliki kasus aktif Covid-19, pada Senin, (5/10/2020) pukul 18.38 malam waktu setempat.

Trump mengatakan bahwa dia "merasa sangat baik" dalam twitnya pada hari Senin. 

“Jangan takut dengan Covid. Jangan biarkan hal itu mendominasi hidup Anda. Kami telah mengembangkan, di bawah Pemerintahan Trump, beberapa obat & pengetahuan yang sangat hebat. Saya merasa lebih baik daripada 20 tahun lalu!” tulis Trump.

Trump telah dirawat di rumah sakit militer sejak Jumat (2/10/2020) sore, menyusul hasil positif tes corona yang dia jalani.

Lonjakan kasus di Perancis

Masyarakat Perancis dikenal sering mengawali perbincangan dengan keluhan.Shutterstock Masyarakat Perancis dikenal sering mengawali perbincangan dengan keluhan.

Prancis melaporkan hampir 17.000 kasus baru pada Sabtu (3/10/2020), jumlah harian tertinggi sejak tes berskala luas dimulai.

Aurélien Rousseau, direktur badan kesehatan regional, mengatakan angka itu termasuk rata-rata 3.500 kasus baru setiap hari, di dan sekitar Paris.

Dari lebih dari 200 klaster regional baru, Rousseau mengatakan sekitar 40 persen muncul dari sekolah dan universitas, 26 persen dari tempat kerja dan 10 persen dari pertemuan pribadi.

Langkah-langkah pencegahan segera dilakukan, seperti menutup pusat kebugaran dan kolam renang untuk orang dewasa, pertemuan publik akan dibatasi hingga 10 orang, dan akan ada maksimum 1.000 orang yang diizinkan di stadion terbuka untuk olahraga atau acara budaya.

Bioskop, teater, dan ruang kuliah dibatasi hingga setengah dari kapasitas normalnya, kunjungan ke orang-orang di panti jompo dapat dilanjutkan tetapi hanya dengan janji temu dan dibatasi untuk dua pengunjung sekaligus.

Selain itu penjualan alkohol setelah pukul 22.00 dan pernikahan serta pesta lainnya di ruang resepsi tetap dilarang.

Baca juga: Ingin Kerja di Luar Negeri? Cek Info Lowongan Kerja Resmi di BP2MI Ini

Dua kota di Spanyol lockdown

Di Spanyol, pihak berwenang di wilayah barat laut Castilla y León mengatakan kota Palencia dan León akan melakukan lockdown selama dua minggu, mulai dari Selasa, (6/10/2020).

Orang hanya dapat masuk atau keluar dari daerah tersebut untuk bekerja atau karena alasan medis.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.