[KLARIFIKASI] Tarif Bea Meterai Naik karena Rupiah Tidak Tembus Rp 10.000

Kompas.com - 29/08/2020, 14:37 WIB
Ilustrasi Meterai KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMIlustrasi Meterai
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan mengenai kenaikan tarif bea meterai menjadi Rp 10.000 baru-baru ini beredar di media sosial.

Dari narasi yang beredar, kenaikan tarif meterai tersebut karena nilai tukar rupiah tidak mencapai Rp 10.000.

Ada yang perlu diluruskan dari informasi ini. Pasalnya, kabar kenaikan tarif bea meterai tersebut karena pertimbangan meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat Indonesia.

Narasi yang beredar

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, informasi tersebut salah satunya diunggah oleh akun Facebook Prodi Kanoman ke sebuah Facebook Group pada Senin (24/8/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut narasi unggahannya:

"Karena nilai rupiah tidak pernah menyentuh 10.000. Maka sebagai gantinya materai aja dinaikan menjadi Rp 10.000. Harap sabar dan maklum."

Hingga Sabtu (29/8/2020), unggahan tersebut telah mendapatkan 30 komentar dan sudah dibagikan 4 kali.

Selain beredar di Facebook, unggahan terkait kenaikan tarif bea meterai juga ada di Twitter, salah satunya diunggah oleh akun Twitter @Donihendarto.

Dia menulis, "Karena gagal menciptakan 1 dolar menjadi 10 ribu rupiah, maka meterai menjadi 10 ribu. Lain kali sudah tak ada meterai 6.000,- tapi 10 ribu."

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag Buka Pendaftaran Relawan Bina Kawasan PAI, Berminat?

Kemenag Buka Pendaftaran Relawan Bina Kawasan PAI, Berminat?

Tren
Cara Penggunaan Dua Masker atau Masker Dobel yang Benar

Cara Penggunaan Dua Masker atau Masker Dobel yang Benar

Tren
Rumah Sakit Terancam Kolaps, Bagaimana Melakukan Isolasi Mandiri yang Aman Saat Kena Covid-19?

Rumah Sakit Terancam Kolaps, Bagaimana Melakukan Isolasi Mandiri yang Aman Saat Kena Covid-19?

Tren
Saat Kulit Tersengat Sinar Matahari Seharian, Bolehkah Langsung Diguyur Air Dingin?

Saat Kulit Tersengat Sinar Matahari Seharian, Bolehkah Langsung Diguyur Air Dingin?

Tren
Penjelasan BMKG dan Lapan soal Hujan yang Masih Turun di Musim Kemarau

Penjelasan BMKG dan Lapan soal Hujan yang Masih Turun di Musim Kemarau

Tren
Politik dan Kekuasaan dalam Keseharian Kita

Politik dan Kekuasaan dalam Keseharian Kita

Tren
Terbaru, Daftar 20 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia

Terbaru, Daftar 20 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia

Tren
Tutup Usia, Berikut Perjalanan Karier Pendiri Antivirus McAfee

Tutup Usia, Berikut Perjalanan Karier Pendiri Antivirus McAfee

Tren
BKKBN Godog Rencana Vaksinasi Covid-19 bagi Anak-anak dan Ibu Hamil

BKKBN Godog Rencana Vaksinasi Covid-19 bagi Anak-anak dan Ibu Hamil

Tren
UPDATE Corona Global 24 Juni 2021: Urutan Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak | Warning Penyebaran Varian Baru Delta Plus

UPDATE Corona Global 24 Juni 2021: Urutan Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak | Warning Penyebaran Varian Baru Delta Plus

Tren
Simak, Berikut Instansi yang Membuka Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan SMA/Sederajat

Simak, Berikut Instansi yang Membuka Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan SMA/Sederajat

Tren
Mengenal Apa Itu Instagram Reels, Fitur Baru yang Disebut-sebut Mirip TikTok

Mengenal Apa Itu Instagram Reels, Fitur Baru yang Disebut-sebut Mirip TikTok

Tren
Titik Vaksinasi Covid-19 di DIY dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Titik Vaksinasi Covid-19 di DIY dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Tren
[POPULER TREN] Penjelasan Mengapa Hujan Masih Turun meski Musim Kemarau | Cara Buat Instagram Music

[POPULER TREN] Penjelasan Mengapa Hujan Masih Turun meski Musim Kemarau | Cara Buat Instagram Music

Tren
Vaksin AstraZeneca Efektif Melawan Varian Delta dan Kappa

Vaksin AstraZeneca Efektif Melawan Varian Delta dan Kappa

Tren
komentar
Close Ads X